Konten dari Pengguna

Unsur-Unsur Kuitansi dan Jenisnya yang Banyak Digunakan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsur-unsur kuitansi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Unsur-unsur kuitansi. Sumber: pexels.com

Kuitansi menjadi salah satu bukti transaksi yang sah dalam perdagangan. Khususnya pada transaksi dengan nominal besar. Adapun dalam penulisannya, terdapat sejumlah unsur-unsur kuitansi yang penting untuk diketahui.

Apalagi saat ini ada berbagai jenis kuitansi yang sering digunakan dalam perniagaan. Oleh karena itulah, bagi orang-orang yang bekerja di bidang keuangan, perlu mengetahui informasi seputar unsur dan jenis kuitansi.

Unsur-Unsur Kuitansi

Unsur-unsur kuitansi. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Administrasi Transaksi SMK/MAK Kelas XI, Binti Mahtumah (2021:63), kuitansi adalah bukti yang digunakan saat transaksi penerimaan sejumlah uang. Adapun unsur-unsur kuitansi adalah sebagai berikut.

1. Nomor Kuitansi

Bagian ini terdiri dari angka atau kombinasi dengan huruf abjad. Bentuk penulisannya sendiri bisa menyesuaikan kesepakatan pihak penjual. Tujuannya adalah untuk membedakan setiap transaksi.

2. Tanggal dan Tempat Pembuatan

Tanggal dan tempat pembuatan harus ditulis dengan jelas dan rinci karena menjadi bukti transaksi yang sah. Nantinya, bukti inilah yang akan digunakan dalam pencatatan arus kas masuk dan keluar.

3. Nama

Nama pemberi dan penerima pembayaran harus ditulis dengan lengkap dan jelas. Jadi, pastikan nama terangnya tertulis dengan benar.

4. Detail Produk

Biasanya, bagian ini akan tertulis tentang kuantitas produk, harga, jenis produk, dan sebagainya. Unsur kuitansi ini menunjukkan bukti yang sah tentang produk yang ditransaksikan.

5. Nominal Pembayaran

Nominal dalam kuitansi juga harus ditulis secara detail. Biasanya, penulisannya bukan hanya dengan angka saja, tetapi juga dituliskan kembali dalam bentuk abjad.

6. Tujuan Transaksi

Tujuan transaksi pembayaran juga harus ditulis dengan jelas. Jadi, apabila terjadi kesalahan, pembeli bisa mengklaim garansi dengan mudah.

7. Tanda Tangan dan Cap

Unsur yang terakhir adalah tanda tangan penjual yang dilengkapi dengan stempel perusahaan untuk menunjukkan bukti yang sah dan valid.

Jenis-Jenis Kuitansi

Jenis-jenis kuitansi. Sumber: pexels.com

Setelah mengetahui berbagai unsurnya, berikut adalah jenis-jenis kuitansi yang menarik untuk diketahui.

  1. Kuitansi transaksi produk, yakni berisi tentang rincian barang yang diperjualbelikan serta umumnya memuat tipe barang, nomor seri barang, harga barang, dan alamat pembeli.

  2. Kuitansi bukti pembayaran, yakni kuitansi yang digunakan sebagai bukti atau tanda pembayaran cicilan atau angsuran. Selain itu, bisa juga berfungsi sebagai bukti pelunasan suatu transaksi yang dilakukan.

  3. Kuitansi transfer uang, yakni kuitansi yang digunakan untuk transfer atau pengiriman sejumlah nominal uang yang di dalamnya tercantum nomor rekening nasabah dan nama terangnya.

  4. Kuitansi cash receipt, yakni kuitansi yang berfungsi sebagai bukti penjelasan terkait aliran dana kas keluar dan dana kas masuk.

  5. Kuitansi serah terima, yakni jenis kuitansi yang paling sering digunakan sebagai bukti serah terima sejumlah nominal uang atas suatu transaksi jual beli sehingga menjadi bukti yang sah dan valid.

Baca Juga: Kuitansi atau Kwitansi? Ini Kata yang Benar menurut KBBI

Demikian unsur-unsur kuitansi lengkap dengan jenis-jenisnya yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat. (Anne)