Konten dari Pengguna

Upaya yang Dilakukan oleh Satuan Pendidikan dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, apa yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan, sumber gambar: Unsplash/Fajar Herlambang
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, apa yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan, sumber gambar: Unsplash/Fajar Herlambang

Dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, apa yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan? Kurikulum merdeka membawa banyak perubahan dalam pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini memberikan keleluasaan bagi siswa dalam mengembangkan potensi belajarnya.

Untuk mengembangkan Kurikulum Merdeka, ada beberapa upaya yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan. hal ini bertujuan untuk membentuk iklim belajar yang dinamis dan berkualitas mengikuti perkembangan zaman.

Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka, Apa yang Perlu Dilakukan oleh Satuan Pendidikan?

Ilustrasi Dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, apa yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan, sumber gambar: Unsplash/Fajar Herlambang

Dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, apa yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan? Inilah beberapa upaya yang perlu dilakukan:

1. Pendidikan dan Pelatihan Guru

Mengutip buku Menjadi Guru Profesional oleh Nur Cholid (2021), guru memiliki peran sentral dalam mendidik dan mengajar siswa melalui Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, penting sekali bagi guru untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan khusus untuk mengimplementasikan kurikulum ini.

Pelatihan tersebut dapat berupa metode merancang modul ajar, pembelajaran diferensiasi, atau penilaian berbasis proyek yang memungkinkan setiap siswa belajar sesuai minat dan potensinya.

2. Kebijakan Pembelajaran yang Fleksibel

Kurikulum Merdeka memungkinka sekolah untuk fleksibel dalam dalam merancang kegiatan belajar sesuai kondisi siswa. Satuan pendidikan dapat merancang kebijakan internal, seperti memberikan kebebasan bagi guru dalam menentukan model pembelajaran, jadwal belajar, dan melakukan penilaian berbasis proyek.

3. Penilaian yang Berbasis Kompetensi

Pendekatan penilaian berbasis hasil perlu digeser ke penilaian berbasis kompetensi. Penilaian ini tidak hanya mencakup kemampuan kognitif siswa, tetapi juga kemampuan nonkognitif.

Contohnya, seperti kreativitas, kepemimpinan, kerja sama, dan berpikir kritis. Hal ini memungkinkan siswa untuk dinilai secara holistik dan memudahkan guru dalam memahami perkembangan siswa.

4. Pengembangan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Satuan pendidikan perlu mengembangkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan memperkuat karakter siswa. Caranya yaitu dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila di dalam proses pembelajaran melalui proyek-proyek. Program P5 harus disusun dengan relevan sesuai kebutuhan siswa.

Baca juga: 5 Cara Sederhana Bisa Mulai Menerapkan Profil Pelajar Pancasila di Kelas

Itulah jawaban mengenai, dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, apa yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan? Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, Kurikulum Merdeka yang diterapkan bisa lebih efektif dan membantu menciptakan kegiatan belajar yang lebih bermakna bagi siswa. (DLA)