Uraian Lengkap tentang Makna dan Antonim Binen dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa antonim binen dalam bahasa Indonesia? Apakah benar kalau antonim binen adalah non biner? Nope! Pada bahasa Indonesia, binen dan biner adalah kata yang berbeda.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), binen memiliki arti telah berhasil atau mapan. Sedangkan, biner menurut KBBI adalah terjadi dari atau ditandai oleh dua benda atau dua bagian; serba dua. Jadi, antonim binen bukan non biner.
Lantas Apa Antonim Binen dalam Bahasa Indonesia?
Antonim binen dalam bahasa Indonesia adalah gagal. Hal ini berdasarkan pada makna binen pada KBBI, yakni berhasil. Jadi, antonim atau lawan kata telah berhasil adalah gagal.
Selain mencari lawan kata berhasil, antonim binen pun dapat menggunakan lawan kata dari mapan. Pasalnya, kata mapan memiliki kesamaan makna dengan kata binen. Demikian, lawan kata dari mapan pun dapat menjadi lawan kata kata dari berhasil.
Berikut adalah beberapa alternatif kata yang dapat menjadi antonim binen.
Gagal
Labil
Goyah
Bimbang
Tidak mantap
Yups! Itulah lima kata yang dapat menjadi antonim alias lawan kata dari binen.
Konsep dan Jenis-jenis Antonim dalam Bahasa Indonesia
Kita tentu telah memahami bahwa antonim adalah lawan kata. Jadi, bila ada perintah untuk mencari antonim dari suatu kata, artinya kita perlu mencari kata yang maknanya berlawanan.
Ternyata hal ini memiliki kaitan dengan makna antonim itu sendiri. Mengutip dari buku Sari Kata Bahasa Indonesia & EYD karya Triwarsih (2014: 127), antonim adalah kata yang berasal dari kata anti atau ant yang berarti lawan dan onuma yang berarti nama. Jadi, antonim memiliki makna sebagai kata-kata yang mempunyai makna yang berbeda atau berlawanan.
Baca juga: Antonim Nomadik dan Contoh Kata Antonim Lainnya
Kita tentu sudah memahami makna antonim dalam bahasa Indonesia. Namun, tahukah Anda kalau antonim terbagi menjadi lima jenis? Berikut adalah lima jenis antonim yang mengutip dari buku Think Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas XII SMA/MA karya Kusmayadi (2007: 47).
Antonim kembar = putra-putri, dewa-dewi, pemuda-pemudi
Antonim gradual = panjang-pendek, tinggi-rendah, tua-muda
Antonim relasional = suami-istri, guru-murid, penjual-pembeli
Antonim majemuk = emas-perak, gelang-kalung, pintu-jendela
Antonim hierarkis = jendral-kopral, kilometer-meter, dan sebagainya
Yeay, jadi paham tentang jenis-jenis antonim! Sampai jumpa lagi dengan uraian informatif lainnya. (AA)
