Urutan Daur Hidup Taenia Solium dalam Pelajaran Biologi

Konten dari Pengguna
5 Agustus 2022 19:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Daur Hidup Taenia Solium. (Foto: Natfot by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Daur Hidup Taenia Solium. (Foto: Natfot by https://pixabay.com)
ADVERTISEMENT
Cestoda atau cacing pita merupakan cacing berbentuk pipih yang hidup parasit. Pada kepala cacing ini terdapat kait yang mengait pada usus organisme inang. Tidak seperti cacing lainnya, cacing pita memiliki tubuh yang terbagi menjadi beberapa bagian yang disebut proglotid. Dalam masa hidupnya, cacing pita terus membuat proglotid-proglotid baru di belakang kepalanya.
ADVERTISEMENT
Apa itu proglotid? Pengertian proglotid adalah calon individu baru, sama dengan satu individu yang utuh. Siklus hidup cacing pita mirip dengan cacing pipih. Beberapa cacing pita pada manusia dapat ditularkan melalui daging babi atau daging sapi yang terinfeksi atau tidak dimasak dengan baik. Daging-daging tersebut mengandung larva cacing pita. Salah satu cacing pita yang dikenal adalah Taenia solium.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai daur hidup Taenia solium dalam pembelajaran biologi.

Urutan Daur Hidup Taenia Solium dalam Pelajaran Biologi

Ilustrasi Daur Hidup Taenia Solium. (Foto: Catarina132 by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Daur Hidup Taenia Solium. (Foto: Catarina132 by https://pixabay.com)
Manusia merupakan hospes definitif dari T. saginata dan T. solium. Dikutip dari buku Parasitologi untuk Keperawatan yang ditulis oleh. H. Muslim (2009: 169), berikut adalah daur hidup Taenia solium dalam pembelajaran biologi:
ADVERTISEMENT
  • Telur atau proglotid gravid keluar bersama feses, yang mana telur dapat bertahan selama beberapa hari sampai bulan di dalam lingkungan.
  • Sapi (T. saginata) dan babi (T. solium) akan terinfeksi karena makan rumput yang terkontaminasi telur atau proglotid gravid.
  • Dalam usus binatang kemudian dihasilkan onkosfer, yang menginvasi dinding usus, dan bermigrasi ke jaringan otot untuk berkembang menjadi sistiserkus. Kemudian, siti sirkus akan bertahan beberapa tahun dalam tubuh binatang tersebut.
  • Manusia akan terinfeksi jika memakan daging yang mengandung sistiserkus (bovis; sapi/selulosa; babi) dan tidak dimasak dengan sempurna.
  • Dalam usus manusia, sistiserkus berkembang lebih 2 bulan untuk menjadi cacing pita dewasa, yang dapat bertahan beberapa tahun.
  • Cacing pita dewasa menyerang usus halus menggunakan skoleksnya dan menetap di usus halus.
ADVERTISEMENT
T. solium dikenal sebagai parasit yang dapat membawa penyakit bagi manusia. Demikian penjelasan mengenai daur hidup Taenia solium dalam pembelajaran biologi, semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020