Konten dari Pengguna

Urutan Gerakan Wudhu beserta Doa yang Harus Dibaca

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi urutan gerakan wudhu, sumber gambar: https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi urutan gerakan wudhu, sumber gambar: https://www.freepik.com/

Salah satu syarat sah sholat adalah dengan berwudhu. Setiap gerakan wudhu perlu dilakukan dengan tertib dan urut. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui urutan gerakan wudhu yang benar.

Mengutip buku Membimbing Anak Hidup Terencana (2003), keteraturan dalam gerakan wudhu dan sholat mengajarkan kepada setiap muslim bahwa segala sesuatu harus berjalan dengan tertib dan urut.

Jika mengubah urutan, maka yang terjadi adalah kegagalan. Oleh karena itu, mengubah urutan gerakan wudhu dan sholat tidak diperbolehkan karena dapat membuatnya tidak sah.

Urutan Wudhu yang Benar dan Doa yang Dibaca

Urutan wudhu yang benar dimulai dari niat dan diakhiri dengan membasuh kedua kaki. Inilah gerakan wudhu yang perlu dipastikan dengan urut oleh umat muslim:

1. Berniat Sebelum Wudhu

Niat wudhu dapat diucapkan secara lisan maupun secara batin. Bacaan niat wudhu yaitu sebagai berikut:

"Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'aalaa."

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu karena Allah".

2. Membasuh Kedua Telapak Tangan

Kedua telapak tangan dibasuh sebanyak tiga kali sambil berdoa:

"Allâhumma ihfadh yadi min ma'âshîka kullahâ."

Artinya: "Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat.

3. Berkumur

Berkumur dilakukan tiga kali sembari membaca doa:

"Allâhumma a'inni 'alâ dzikrika wa syukrika, Allâhumma asqini min haudli nabiyyika shallallâhu 'alaihi wa sallam ka'san lâ adzma'a ba'dahu Abadan."

Artinya: "Ya Allah, tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya."

4. Membersihkan Kedua Lubang Hidung

Ilustrasi urutan gerakan wudhu, sumber gambar: https://www.freepik.com/

Membersihkan kedua lubang hidung sebanyak tiga kali dengan cara menghirup air ke lubang hidung untuk dikeluarkan lagi. Urutan ini dilakukan sambil membaca doa:

"Allâhumma Arihni Raaihatal jannah. Allâhumma lâ tahrimni râihata ni'amika wa jannatika."

Artinya: "Ya Allah (izinkan) aku mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmatmu dan wanginya surga."

5. Membasuh Muka

Membasuh muka harus dilakukan dari ujung kepala sampai ke bawah dagu. Bacaan doanya yakni:

"Allâhumma bayyidl wajhi yauma tabyadldlu wujûhun wa taswaddu wujûh."

Artinya: "Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam."

6. Membasuh Kedua Tangan

Membasuh kedua tangan sampai siku dilakukan 3 kali. Bacaan doa membasuh tangan kanan yaitu:

"Allâhumma a'thinî kitâbi biyamîni, wa hâsibnî hisâban yasîran."

Artinya: "Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan."

Sedangkan doa membasuh tangan kiri yang dibaca yaitu:

"Allâhumma laa tu'thini bi syimaali, wa laa min waraa`i dzahri."

Artinya: "Ya Allah, jangan kau berikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan janganlah pula diberikan dari balik punggungku."

7. Mengusap Kepala

Mengusap kepala dilakukan sebanyak 3 kali sambil membaca doa:

"Allâhumma harrim sya'ri wa basyari 'ala an-nâri wa adzilni tahta 'arsyika yauma lâ dzilla illa dzilluka."

Artinya: "Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka, dan naungi aku dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu."

8. Mengusap Telinga

Mengusap kedua telinga dilakukan 3 kali sambil membaca doa;

"Allâhumma ij'alni minalladzîna yastami'ûnal qaula fayattabi'ûna ahsanahu."

Artinya :"Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan dan mampu mengikuti apa yang baik dari ucapan tersebut."

9. Mencuci Kaki

Membasuh kedua kaki dilakukan sebanyak 3 kali. Doa membasuh kaki kanan yaitu:

"Allâhumma ij'alhu sa'yan masykûran wa dzamban maghfûran wa 'amalan mutaqabbalan. Allâhumma tsabbit qadami 'ala shirâthi yauma tazila fîhi al-aqdâm."

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir."

Allâhumma innî a'ûdzu bika an tanzila qadamî 'anish-shirâthi yauma tanzilu fîhi aqdâmu Ya Allah, aku berlindung pada-Mu, dari tergelincir saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir."

Jika gerakan wudhu tidak dilakukan secara urut, maka wudhu tersebut tidak akan bernilai sah. Oleh karena itu, gerakan wudhu yang tertib harus dibiasakan agar tidak terlupa dengan urutannya.

(DLA)