Konten dari Pengguna

Urutan Nama Bulan dalam Kalender Masehi dan Jumlah Harinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi artikel Urutan Nama Bulan dalam Kalender Masehi dan Jumlah Harinya. Sumber: unsplash.com/Towfiqu barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Urutan Nama Bulan dalam Kalender Masehi dan Jumlah Harinya. Sumber: unsplash.com/Towfiqu barbhuiya

Kalender adalah sebuah sistem di mana kita bisa mengetahui, hari, tanggal, minggu, bulan, dan tahun. Dalam sistem penanggalan Masehi, kalender memiliki urutan bulan yang dimulai dari Januari hingga Desember.

Manfaat kalender antara lain adalah menetapkan tanggal sehingga semua peristiwa alam dan peristiwa-peristiwa penting lainnya dalam sejarah dan kebudayaan dapat dicatat kapan terjadinya.

Kalender juga bermanfaat untuk mengukur selang waktu yang sama sehingga sangat penting digunakan dalam berbagai kegiatan.

Dengan adanya kalender, suatu rencana dapat diperhitungkan dengan matang. Kalender berhubungan erat dengan pengukuran waktu dan bergeraknya berbagai benda langit.

Kalender yang menjadi standar perhitungan hari internasional adalah Kalender Masehi atau kalender Gregorian. Lantas, bagaimana urutan nama bulan dalam kalender Masehi?

Urutan Nama Bulan dalam Kalender Masehi

Ilustrasi artikel Urutan Nama Bulan dalam Kalender Masehi dan Jumlah Harinya. Sumber: unsplash.com/Estée Janssens

Kalender Masehi atau kalender Gregorian adalah kalender yang menjadi standar perhitungan hari di dunia internasional hingga saat ini.

Menurut buku Seri Penemuan Kalender oleh Arnelia F (2019: 11-12), kalender ini adalah kalender murni matahari yang siklusnya bertemu setiap 400 tahun atau 146.097 hari sekali.

Satu tahun dalam kalender Masehi berjumlah 365 hari. Setiap bilangan tahun yang habis dibagi 4 tahunnya bertambah menjadi 366 hari.

Permulaan tahun kalender Gregorian secara resmi adalah 1 Januari 1622. Sebelum adanya penetapan permulaan tahun ini, setiap negara Eropa melakukan perayaan tahun baru yang berbeda-beda.

Ilustrasi artikel Urutan Nama Bulan dalam Kalender Masehi dan Jumlah Harinya. Sumber: unsplash.com/Kyrie kim

Dalam kalender Gregorian, satu tahun dibagi menjadi 12 bulan. Nama-nama bulan dan jumlah hari yang digunakan dalam kalender Masehi adalah sebagai berikut:

  1. Januari : 31

  2. Februari : 28 atau 29

  3. Maret : 31

  4. April : 30

  5. Mei : 31

  6. Juni : 30

  7. Juli : 31

  8. Agustus : 31

  9. September : 30

  10. Oktober : 31

  11. November : 30

  12. Desember : 31

Dalam seminggu terdapat 7 hari, nama-nama hari tersebut adalah Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Nama-nama hari itu tetap digunakan sampai saat ini di semua negara di dunia dengan penyebutan yang disesuaikan dengan bahasa masing-masing negara tersebut.

Baca Juga: Fakta Menarik Penamaan 12 Bulan Kalender Masehi, Ternyata Begini Sejarahnya

Itulah penjelasan mengenai urutan nama bulan dalam kalender Masehi dan jumlah harinya. Semoga dapat menambah wawasan anda mengenai kalender Masehi. (IND)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan kalendar masehi?

chevron-down

Kalender Masehi atau kalender Gregorian adalah kalender yang menjadi standar perhitungan hari di dunia internasional hingga saat ini.

Kalender Masehi ditentukan berdasarkan apa?

chevron-down

Kalender Masehi adalah kalender murni matahari yang siklusnya bertemu setiap 400 tahun atau 146.097 hari sekali.

Bagaimana permulaan kalender Masehi?

chevron-down

Permulaan tahun kalender Masehi atau Gregorian secara resmi adalah 1 Januari 1622. Sebelum adanya penetapan permulaan tahun ini, setiap negara Eropa melakukan perayaan tahun baru yang berbeda-beda.