Konten dari Pengguna

Urutan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan yang Benar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan. (Foto: olilynich by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan. (Foto: olilynich by https://pixabay.com)

Surat lamaran merupakan salah satu dokumen penting yang diperlukan ketika akan melamar kerja. Ketika lowongan kerja dibuka, akan ada banyak surat lamaran kerja yang berdatangan di meja atau e-mail HRD. Oleh karena itu, kamu harus membuat surat lamaran kerja yang baik untuk merepresentasikan diri kamu di depan HRD. Terdapat dua hal yang penting diperhatikan ketika menulis surat lamaran kerja, yaitu fisik, struktur, dan tampilan surat, serta pemilihan bahasa dan cara penulisan. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai urutan sistematika surat lamaran pekerjaan yang benar. Harapannya informasi ini dapat kamu aplikasikan secara langsung dan segera mendapatkan pekerjaan.

Penjelasan Urutan Penulisan Lamaran Kerja

Ilustrasi Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan. (Foto: BiljiaST by https://pixabay.com)

Secara umum, struktur surat lamaran dibagi atas alamat surat, alamat pengirim, tanggal, salam pembuka, isi surat, dan salam penutup. Dikutip dari buku Panduan Membuat Surat Lamaran Kerja dan Curriculum Vitae (CV) yang ditulis oleh Paramitha Selviana Oktora (2007: 9), berikut adalah sistematika surat lamaran pekerjaan yang benar:

1. Alamat Pengirim

Alamat pengirim terdiri dari nama, alamat, nomor telepon, atau email. Alamat pengirim dicantumkan di sebelah kanan atas. Pastikan semuanya mudah dibaca.

2. Tanggal

Tulislah tanggal penulisan lamaran sebagai indikasi tanggal informasi dan hal-hal lain yang berhubungan.

3. Nama yang dituju dan jabatannya

Dapatkan nama orang yang dituju, diikuti dengan nama jabatan, nama perusahaan, alamat, kota, dan kode pos.

4. Salam Pembuka

Coba cari salam yang bersifat umum dan format, jangan terlalu kedaerahan atau religius.

5. Alinea Pembuka

Sebaiknya kamu menuliskan alinea pembuka dengan ringkasan dari tujuan surat. Penulisan alinea pembuka harus jelas dan langsung pada pokok persoalan.

6. Alinea Kedua

Kamu dapat menuliskan visi, misi, kebutuhan, tujuan perusahaan, serta bagaimana kontribusi yang dapat kamu berikan kepada perusahaan.

7. Alinea Penutup

Bagian penutup sebaiknya diisi ucapan terima kasih dan harapan kamu, yang menginginkan untuk mendapatkan balasan dari pihak perusahaan.

8. Salam Penutup

Gunakan salam penutup yang baik dan lazim

9. Tanda tangan dan nama terang

Demikian penjelasan secara umum mengenai sistematika surat lamaran pekerjaan yang benar. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)