Konten dari Pengguna

Vandalisme: Pengertian, Sejarah, dan Pemicunya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa yang Dimaksud Dengan Vandalisme (Foto: Henry Perks | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa yang Dimaksud Dengan Vandalisme (Foto: Henry Perks | Unsplash.com)

Pasti kalian tidak asing dengan gambar atau coretan yang ada di fasilitas umum kan? Biasanya gambar atau coretan tersebut berisi ungkapan dari masyarakat. Itulah contoh vandalisme. Apa yang dimaksud dengan vandalisme?

Selain membuat gambar atau coretan, ada juga orang-orang yang merusak berbagai fasilitas umum atau barang milik orang lain. Simak pengertian, sejarah, dan pemicu vandalisme berikut ini.

Baca juga: Sederet Aksi Vandalisme di KRL: Lempar Batu hingga Tembak Senapan

Pengertian dan Sejarah Vandalisme

Ilustrasi Pengertian dan Sejarah Vandalisme (Foto: Markus Spiske | Unsplash.com)

Apa yang dimaksud dengan vandalisme? Dilansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, arti kata vandalisme ada dua, yaitu:

  1. perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lain (keindahan alam dan sebagainya)

  2. perusakan dan penghancuran secara kasar dan ganas

Sedangkan dalam buku Manajemen Pariwisata oleh Srisusilawati, dkk (2022), vandalisme adalah kegiatan manusia yang merusak (tatanan sosial budaya, bangunan bersejarah, dan kelestarian alam).

Vandalisme tentu saja berakibat buruk. Vandalisme menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan mengganggu pemandangan.

Istilah vandalisme ini berasal dari bahasa Prancis dan awalnya digunakan oleh Henri Gregoire untuk menggambarkan penjarahan dan penghancuran karya seni pada Revolusi Prancis. Istilah ini diciptakan pada 1794.

Pemicu Vandalisme

Ada beberapa pemicu vandalisme. Berikut ini penjelasannya:

Motivasi Intrinsik

Motivasi ini datang dari dalam diri sendiri. Biasanya orang yang melakukan vandalisme dipicu dengan rasa untuk mengekspresikan kebencian, balas dendam, atau demi kesenangan semata.

Motivasi Ekstrinsik

Berlawanan dengan motivasi intrinsik, motivasi ini berasal dari luar diri seseorang. Biasanya motifnya adalah untuk mendapatkan uang (seperti memasang iklan, spanduk, poster, dan sebagainya) atau bisa juga motifnya adalah menyerang kelompok lain.

Karena pemicu vandalisme beragam, jenis vandalisme yang ada juga beragam. Berikut ini beberapa jenis vandalisme:

  • Acquisition Vandalism. Merupakan vandalisme yang tujuannya adalah untuk mendapatkan uang atau barang dari orang lain. Contohnya adalah memasang iklan dengan cara ilegal seperti merusak lingkungan.

  • Sabotase Taktis. Merupakan sabotase yang dilakukan sebagai taktik demi mencapai tujuan tertentu. Contohnya adalah merusak mesin pabrik.

  • Vandalisme Ideologis. Merupakan perusakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok demi mencapai tujuan tertentu, misalnya lahirnya suatu ideologi. Contohnya adalah menghapus slogan politik pada papan reklame.

  • Vandalisme Bermusuhan. Merupakan vandalisme yang tujuannya adalah untuk pembalasan atas kesalahan. Contohnya adalah melempari rumah tetangga dengan sampah karena memiliki masalah dengan tetangga tersebut.

Demikian penjelasan singkat tentang vandalisme. Apapun bentuk dan alasannya, vandalisme tetap saja salah. Apalagi jika sampai melukai orang. (KRIS)