Konten dari Pengguna

Visi, Misi, dan 5 Tujuan Pendidikan Muhammadiyah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi visi, misi, dan tujuan pendidikan Muhammadiyah. Foto: Pexels/Piotr Arnoldes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi visi, misi, dan tujuan pendidikan Muhammadiyah. Foto: Pexels/Piotr Arnoldes

Muhammadiyah adalah salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Muhammadiyah sangat memperhatikan pendidikannya. Hal ini dibuktikan dengan 5 tujuan dari pendidikan Muhammadiyah. Apa sajakah itu?

Visi, Misi, dan 5 Tujuan Pendidikan Muhammadiyah

Ilustrasi tujuan pemdidilkan Muhammadiyah. Foto: Pexels/Monstera

Muhammadiyah adalah organisasi yang didirikan Muhammad Darwisy atau dikenal dengan Kiai Haji Ahmad Dahlan di Kauman, Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912. Alasan didirikannya Muhammadiyah dilakukan sebagai tanggapan dari berbagai saran dari sahabat dan murid-muridnya untuk mendirikan lembaga yang permanen.

Hal ini bermula atas beberapa kegelisahan dan keprihatinan sosial dan moral yang disebabkan suasana kemiskinan dan keterbelakangan saat itu.

Kegelisahan religius muncul akibat praktik keagamaan yang mekanistik tanpa melihat perilaku sosial dan samping syarat dengan tahayul. Sedangkan kegelisahan moral disebabkan oleh kaburnya batas antara baik dan buruk, serta pantas dan tidak pantas.

K.H. Ahmad Dahlan menyadari bahwa masyarakat Muslim di Indonesia masih banyak menganut kepercayaan yang terpengaruhi mistis. Akibatnya adalah tradisi Islam sangat kental dengan paham animisme dan dinamisme. Sehingga prinsip-prinsip ajaran Islam banyak yang bersifat kesyirikan.

Oleh sebab itu, didirikanlah Muhammadiyah yang bertujuan untuk menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dalam bentuk tauhid yang moderat, teladan, inklusif dan toleran, solid dan peduli sesama.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Muhammadiyah banyak mendirikan lembaga pendidikan namun tidak melupakan ajaran Islam.

Baca Juga: Sekilas Sejarah Berdirinya Muhammadiyah

Visi dan Misi Pendidikan Muhammadiyah

Pendidikan Muhammadiyah adalah pengejawantahan dari visi dan misi pendidikan Muhammmadiyah. Dikutip dari buku Pengembangan Model Pembelajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan oleh Ilpi Zukdi (2022: 28).

Visi pendidikan Muhammadiyah membentuk manusia bertaqwa, berakhlak mulia, berkemajuan dan unggul dalam IPTEKS sebagai wujud tajdid dakwah amar ma'ruf nahi munkar.

Sedangkan misi pendidikan Muhammadiyah yaitu:

  • Mendidik manusia memiliki kesadaran ketuhanan (spiritual makrifat).

  • Membentuk manusia berkemajuan yang memiliki etos tadjid, berpikir cerdas, alternatif dan berwawasan luas.

  • Mengembangkan potensi manusia berjiwa mandiri, beretos kerja keras, wirausaha, kompetitif dan jujur.

  • Membina peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki kecakapan hidup dan keterampilan sosial, teknologi, informasi dan komunikasi.

  • Membimbing peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki jiwa, kemampuan menciptakan dan mengapresiasi karya seni-budaya.

  • Membentuk kader persyarikatan, ummat dan bangsa yang ikhlas, peka, peduli dan bertanggung jawab terhadap kemanusiaan dan lingkungan.

Adapun 5 tujuan pendidikan Muhammadiyah yakni:

  1. Memberi pengertian/ pengetahuan tentang persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan islam dan gerakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar.

  2. Memberi bekal kepada pelajar Muhammadiyah agar kelak menjadi keder Muhammadiyah yang tangguh.

  3. Mendidik pelajar Muhammadiyah agar berkepribadian Muslim.

  4. Menumbuhkan jiwa tajdid(pembaharuan) bagi pelajar Muhammadiyah.

  5. Memberi pengertian bahwa Muhammadiyah memiliki andil(peran) bagi generasi muda.

Menjadi salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia membuat Muhammadiyah harus berusaha membentuk generasi-generasi yang dapat memajukan bangsa. Meski begitu, majunya bangsa dan generasi muda tidak menghilangkan sisi agamis yang sebenarnya yang terwujud dalam pendidikan Muhammadiyah.(MZM)