Waktu Shalat Tarawih di Bulan Puasa dan Tata Caranya yang Benar

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nantikan umat Muslim. Terdapat ibadah yang hanya bisa dilakukan pada bulan Ramadhan, yaitu shalat tarawih. Kapan shalat tarawih dilaksanakan? Dan bagaimana tata caranya yang benar?
Selain berpuasa, pada bulan Ramadhan umat Muslim juga melaksanakan shalat tarawih. Untuk mengetahui waktu shalat tarawih dan tata caranya, simak pembahasannya berikut ini.
Baca juga: Foto: Potret Salat Tarawih Pertama Ramadhan 1444 H di Berbagai Daerah
Kapan Shalat Tarawih?
Pada bulan yang penuh rahmat ini, umat Islam berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan dan memperbanyak ibadah. Salah satu ibadah pada bulan Ramadhan adalah shalat tarawih. Kapan shalat tarawih dilaksanakan?
Dikutip dari buku Tuntunan Shalat Tarawih dan I'tikaf oleh al-Albani (2016), waktu shalat tarawih dimulai setelah shalat isya sampai sebelum shalat subuh. Rasulullah saw. Bersabda:
“Sesungguhnya Allah SWT telah menambahkan sunnah bagi kalian. Shalat itu adalah shalat witir. Lakukanlah shalat tersebut dimulai setelah shalat isya hingga sebelum shalat subuh.”
Tata Cara Shalat Tarawih
Setelah mengetahui waktu shalat tarawih, kamu bisa menyimak tata cara shalat tarawih yang tepat. Masih merujuk pada Tuntunan Shalat Tarawih dan I'tikaf oleh al-Albani (2016), ketika menjalankan shalat tarawih, terdapat beberapa pilihan jumlah rakaat dan tata caranya. Berikut ini penjelasannya:
Shalat tarawih tiga belas rakaat. Shalat ini didahului dengan shalat delapan rakaat yang diakhiri dengan salam setiap dua rakaat. Dilanjutkan dengan shalat witir lima rakaat. Pada saat itu, Rasulullah saw. Tidak duduk tahiyat dan mengucapkan salam, kecuali pada rakaat kelima.
Shalat tarawih sebelas rakaat. Shalat ini dilaksanakan dengan mengakhiri setiap dua rakaat dengan salam dan shalat witir sebanyak satu rakaat.
Shalat tarawih sebelas rakaat. Shalat ini dilaksanakan dengan mengakhiri setiap empat rakaat dengan salam. Kemudian dilanjutkan dengan shalat witir sebanyak tiga rakaat.
Shalat tarawih sebelas rakaat. Shalat ini dimulai dengan cara shalat sebanyak delapan rakaat dan tidak duduk tahiyat kecuali pada rakaat kedelapan; bertasyahud, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw., kemudian berdiri tanpa mengucap salam dan dilanjutkan dengan witir satu rakaat lalu salam. Shalat ini dilanjutkan dengan shalat dua rakaat sambil duduk.
Jadi, itulah pembahasan mengenai kapan shalat tarawih dan tata caranya yang tepat. Perbanyak ibadah di bulan Ramadhan. Semoga informasi ini bermanfaat. (FAR)
