Wilayah Indonesia Hasil Sidang BPUPKI dan Tanggal Penyelenggaraannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tuliskan wilayah Indonesia hasil sidang BPUPKI! BPUPKI atau yang juga disebut dengan Dokuritsu Junbi Cosakai merupakan suatu badan yang dibentuk Jepang dengan tujuan tertentu. Selama BPUPKI terbentuk, diketahui BPUPKI telah melakukan dua kali sidang.
Salah satu sidang yang dilaksanakan BPUPKI membahas tentang batas wilayah Indonesia. Selain itu, terdapat beberapa poin yang dihasilkan dalam sidang BPUPKI yang dilangsungkan pada 11 Juli 1945.
Pembahasan Wilayah Indonesia Hasil Sidang BPUPKI dan Tanggal Penyelenggaraannya
Dikutip dari buku berjudul Cara Mudah UAS 2007 SD, Matrix Media Literata (2006:206), Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dengan tugas utama untuk menyiapkan organisasi pemerintahan Indonesia.
BPUPKI juga dibentuk untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan pembentukan negara Indonesia, termasuk merumuskan dasar negara. Selama berdiri, BPUPKI telah melangsungkan sidang resmi sebanyak dua kali.
Kedua sidang yang dilangsungkan BPUPKI ini memiliki agenda penting untuk menyusun kemerdekaan Indonesia. Salah satu sidang BPUPKI menjelaskan tentang wilayah Indonesia. Tuliskan wilayah Indonesia hasil sidang BPUPKI!
Hasil sidang BPUPKI tentang wilayah Indonesia dibahas dalam buku berjudul Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan: Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Perspektif Santri, Edi Rohani (2019: 59).
Pada tanggal 11 Juli 1945, BPUPKI mengadakan sidang dengan beberapa hasil setelah mendengarkan pandangan, pemikiran, dan pendapat dari 20 orang.
Hasil sidangnya, yaitu penentuan batas wilayah Indonesia. Dalam membahas luas wilayah negara, terdapat beberapa tokoh pendiri negara yang menyampaikan usulnya.
Mulai dari Moh, Hatta, Soekarno, Soetardjo, Agoes Salim, A.A. Maramis, Sanoesi, dan Otto Iskandardinata. Berikut ini adalah usulan yang diajukan terkait wilayah Indonesia.
Hindia Belanda yang dulu
Hindia Belanda ditambah Malaya, Borneo Utara atau Borneo Inggris, Irian Timur, Timor Portugis dan pulau-pulau sekitarnya
Hindia Belanda ditambah Malaya dikurangi Irian Barat
Dari usulan tersebut, akhirnya diputuskan mengenai batas wilayah Indonesia. Wilayah Indonesia Merdeka meliputi wilayah Hindia Belanda, Malaya, Borneo Utara, Papua, Timor Portugis, dan pulau-pulau sekitarnya.
Sidang tersebut juga dibahas tentang pembentukan panitia perancang Undang-Undang Dasar yang beranggotakan sejumlah 19 orang dengan diketuai oleh Ir. Soekarno dan juga dibentuk panitia pembelaan tanah air yang diketuai oleh Abikoesno Tjokrosoejoso.
Sidang BPUPKI yang dilaksanakan pada 11 Juli 1945 itu juga menghasilkan pembentukan panitia perancang keuangan dan ekonomi yang diketuai oleh Mohammad Hatta dengan anggota berjumlah 24 orang.
Baca juga: Kapan Sidang Kedua BPUPKI Dilaksanakan? Apa Hasilnya?
Demikian pembahasan mengenai tuliskan wilayah Indonesia hasil sidang BPUPKI. Pembahasan ini dapat menambah wawasan terkait sejarah Indonesia. (DAP)
