Konten dari Pengguna

Yaumul Baats: Hari Dibangkitkannya Manusia dari Alam Kubur

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Dibangkitkannya Manusia dari Alam Kubur Dinamakan. Sumber: Pexels/David Mceachan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Dibangkitkannya Manusia dari Alam Kubur Dinamakan. Sumber: Pexels/David Mceachan

Hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur dinamakan yaumul ba’ats. Yaumul ba’ats tersebut merupakan proses untuk menuju kehidupan kekal di hari akhir kelak.

Setiap manusia akan merasakan yaumul baats. Oleh sebab itu, seluruh umat muslim wajib memahami pengertian dari yaumul ba’ats.

Hari Dibangkitkannya Manusia dari Alam Kubur Dinamakan Yaumul Baats

Ilustrasi Hari Dibangkitkannya Manusia dari Alam Kubur Dinamakan. Sumber: Pexels/Rayn L

Dalam agama Islam, hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur dinamakan yaumul ba’ats. Yaumul ba’ats ini dasarnya adalah fase kedua dalam kehidupan di hari kiamat.

Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan budi Pekerti untuk SMP/Mts Kelas IX, Syaifullah, et al (2021), Yaumul Ba'ats terjadi setelah Malaikat Israfil meniup sangkakala yang kedua kalinya. Hal ini sesuai dengan surah Al-zalzalah ayat 6:

“Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka”.

Jika dilihat secara istilah, al-Ba’ats maknanya adalah “Allah Swt. menghidupkan orang-orang yang telah meninggal dan mengeluarkan mereka dari kuburnya untuk dihisab dan diberi alasan”. Oleh sebab itu, yaumul ba’ats juga disebut sebagai Hari Kebangkitan.

Fase dari yaumul ba’ats berlaku untuk seluruh umat manusia. Bahkan berlaku dari manusia yang hidup dari zaman Nabi Adam. Pada yaumul ba’ats ini, manusia yang dibangkitkan akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Berikut pengelompokan manusia saat yaumul ba’ats.

1. Keadaan Tanpa Tangan dan Kaki

Golongan atau kelompok pertama saat yaumul ba’ats adalah orang-orang yang dibangkitkan tanpa tangan dan kaki. Golongan ini merupakan orang yang selama hidup suka mengganggi tetangganya.

2. Keadaan Serupa Babi Hutan

Golongan selanjutnya adalah orang yang dibangkitkan serupa dengan babi hutan. Orang-orang ini saat hidup selalu malas dan lalai salat.

3. Keadaan Serupa Keledai

Selanjutnya adalah orang yang dibangkitkan serupa keledai dengan perut yang membesar (di dalamnya terdapat ular dan kalajengking). Orang-orang ini semasa hidup enggan untuk membayar zakat.

4. Keadaan Darah Mengalir Keluar dari Mulut

Terdapat golongan orang yang dibangkitkan dengan keadaan darah mengalir keluar dari mulut. Golongan ini semasa di dunia selalu berdusta (terutama saat proses jual-beli).

5. Keadaan Berbau Busuk

Terdapat golongan orang yang dibangkitkan dengan keadaan berbau busuk. Golongan ini semasa hidup selalu melakukan maksiat secara sembunyi-sembunyi dan tidak takut kepada Allah Swt.

Selain itu, masih ada tujuh golongan lainnya sebagai berikut:

  • Dibangkitkan dengan keadaan leher hampir terputus

  • Dibangkitkan dengan keadaan terbalik

  • Dibangkitkan dengan keadaan wajah berwarna hitam gelap, mata biru, dan perut penuh dengan api

  • Dibangkitkan dengan tubuh penuh penyakit kulit berupa sopak dan kusta

  • Dibangkitkan dengan keadaan buta, gigi memanjang, bibir melebar hingga dada, dan lidah terjulur hingga perut

  • Dibangkitkan dengan keadaan wajah yang bercahaya

Baca juga: Mengenal Tahapan Yaumul Akhir dalam Agama Islam

Jadi, hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur dinamakan yaumul ba’ats. Semoga artikel ini dapat menjadi pengingat umat muslim untuk selalu beramal saleh, rajin beribadah, dan berbuat baik sebagai bekal di hari akhir. (FAR)