Konten dari Pengguna

Yaumul Fashl dan Sebutan Lain untuk Hari Kiamat dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Yaumul Fashl adalah Hari (Foto: Patrick Hendry | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Yaumul Fashl adalah Hari (Foto: Patrick Hendry | Unsplash.com)

Hari Kiamat wajib diyakini oleh umat Islam. Hal ini juga ada dalam rukun iman. Dalam agama Islam, ada beberapa sebutan untuk Hari Kiamat. Salah satunya adalah: Yaumul Fashl adalah Hari Pemisahan atau Keputusan.

Simak artikel ini untuk mengetahui sebutan lain untuk Hari Kiamat.

Baca juga: Pengertian dan Tanda-Tanda Kiamat dalam Agama Islam

Yaumul Fashl dan Sebutan Lain untuk Hari Kiamat dalam Islam

Ilustrasi Iman kepada Hari Akhir (Foto: Mataq Darul Ulum | Unsplash.com)

Dikutip dari Ensiklopedia Kiamat oleh Tim Gema Insani (2013), hari akhir adalah bagian dari rukun iman yang wajib diyakini oleh umat Islam. Hari akhir termasuk dalam bagian dari keimanan atas perkara yang bersifat gaib atau tidak dapat digambarkan oleh pancaindra manusia.

Keyakinan kepada Hari Akhir adalah rukun iman yang kelima. Keyakinan kepada Hari Akhir sering diiringi dengan bukti keimanan kepada Allah SWT.

Orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir berarti adalah orang yang tidak beriman kepada Allah SWT karena Allah juga adalah Zat yang bersifat gaib.

Firman Allah:

“(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, dan mereka yang beriman kepada kitab (AL-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS Al-Baqarah ayat 3-5)

“Sesungguhnya, orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Shabiin, siapa saja (diantara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati.” (QS Al-Baqarah ayat 62)

Yaumul Fashl dan Nama-Nama Hari Kiamat Lainnya

Hari Kiamat adalah hari akhir kehidupan di alam semesta dan akan menuju kepada kehidupan baru yang disebut dengan akhirat. Berikut ini beberapa nama-nama Hari Kiamat yang ada dalam Al-Qur’an:

Yaumul Fashl

Yaumul Fashl atau Yaum al-Fashl (hari keputusan) adalah nama dari Hari Kiamat seperti dalam firman Allah,

“Inilah hari keputusan yang dahulu kamu dustakan.” (QS Ash-Shaffat ayat 21)

Dinamai demikian karena pada hari itu Allah membuat keputusan diantara hamba-Nya tentang apa yang mereka perselisihkan dan tentang apa yang mereka pertentangkan.

Sa’ah

Sa’ah (waktu) adalah nama dari Hari Kiamat seperti dalam firman Allah,

“...Dan sungguh, Kiamat pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.” (QS Al-Hijr ayat 85)

Kiamat dinamakan as-sa’ah bisa saja karena dekatnya waktu terjadinya, sebab “setiap yang akan datang adalah dekat”.

Yaum al-Ba’ts

Yaum al-Ba’ts (hari kebangkitan) juga merupakan bagian dari nama Hari Kiamat seperti firman Allah,

“Wahai, manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah…” (QS Al-Hajj ayat 5)

Yaum al-Khuruj

Yaum al-Khuruj (hari keluar) adalah ketika manusia kelak akan kembali dibangkitkan dari dalam kubur. Hari ini adalah nama lain dari Hari Kiamat, sebagaimana firman Allah,

“(Yaitu) pada hari (ketika) mereka mendengar suara dahsyat dengan sebenarnya. Itulah hari keluar (dari kubur).” (QS Qaf ayat 42)

Demikian penjelasan tentang iman kepada Hari Akhir dan nama-nama Hari Kiamat yang wajib diketahui umat Islam.

Baca juga: Bacaan Surat Al Infithar Ayat 1-19 Lengkap dengan Terjemahannya

(KRIS)