Konten dari Pengguna

Yaumul Hasyr: Hari Dikumpulkannya Manusia setelah Dibangkitkan dari Alam Kubur

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Peristiwa Dikumpulkannya Manusia di Suatu Tempat setelah Dibangkitkan dari Alam Qubur merupakan. Sumber: Unsplash/Malik Shibly
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Peristiwa Dikumpulkannya Manusia di Suatu Tempat setelah Dibangkitkan dari Alam Qubur merupakan. Sumber: Unsplash/Malik Shibly

Peristiwa dikumpulkannya manusia di suatu tempat setelah dibangkitkan dari alam qubur merupakan Yaumul Hasyr. Segala sesuatu yang ada di dunia ini suatu saat akan hancur dan binasa. Peristiwa ini harus diyakini kebenarannya oleh umat muslim.

Setelah tidak ada kehidupan yang tersisa di dunia, Allah Swt akan membangkitkan semua manusia. Manusia akan dikumpulkan di sebuah padang yang luas.

Peristiwa Dikumpulkannya Manusia di Suatu Tempat setelah Dibangkitkan dari Alam Qubur merupakan Yaumul Hasyr

Ilustrasi untuk Peristiwa Dikumpulkannya Manusia di Suatu Tempat setelah Dibangkitkan dari Alam Qubur merupakan. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Iman kepada Hari Akhir merupakan salah satu rukun iman. Setiap muslim harus yakin bahwa Hari Akhir akan datang suatu saat. Setelah hari akhir, akan ada sejumlah peristiwa yang dialami oleh manusia, salah satunya adalah Yaumul Hasyr.

Peristiwa dikumpulkannya manusia di suatu tempat setelah dibangkitkan dari alam qubur merupakan Yaumul Hasyr. Dikutip dari Pendidikan Agama Islam untuk SMK Kelas XII, Ilmy, (2007:27), setelah dibangkitkan dari kuburnya, manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsyar.

Alam Mahsyar adalah suatu tempat yang memiliki luas tujuh kali luas langit dan Bumi sehingga semua manusia bisa tertampung di tempat tersebut. Di Padang Mahsyar, manusia akan menunggu untuk dihitung amalnya satu persatu.

Masa penantian tersebut sangat melelahkan. Matahari seakan-akan berada tepat di atas ubun-ubun sehingga manusia akan merasa kepanasan dan tidak bisa berlindung. Hanya orang-orang yang beriman dan beramal saleh saja yang akan mendapatkan pertolongan dari Allah Swt. sehingga tidak merasakan panas.

Allah Swt. berfirman.

وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيْعًا ثُمَّ نَقُوْلُ لِلَّذِيْنَ اَشْرَكُوْٓا اَيْنَ شُرَكَاۤؤُكُمُ الَّذِيْنَ كُنْتُمْ تَزْعُمُوْنَ

Dan (ingatlah), pada hari ketika Kami mengumpulkan mereka semua kemudian Kami berfirman kepada orang-orang yang menyekutukan Allah, “Di manakah sembahan-sembahanmu yang dahulu kamu sangka (sekutu-sekutu Kami)?” (QS al-An’am ayat 22)

Orang-orang beriman akan mendapatkan naungan oleh Allah Swt. sehingga terhindar dari teriknya Matahari. Beberapa orang yang akan mendapatkan perlindungan saat Yaumul Hasyr antara lain adalah sebagai berikut.

  • Para pemimpin yang adil.

  • Pemuda dan pemudi yang rajin beribadah.

  • Orang yang hanya mencintai dan membenci semata-mata karena Allah Swt.

  • Orang yang tidak melakukan perbuatan maksiat dan nista karena takut kepada Allah Swt.

  • Orang yang gemar bersedekah dengan cara bersembunyi.

  • Orang yang selalu mengingat Allah atau berzikir hingga menangis.

Baca juga: Mengenal Tahapan Yaumul Akhir dalam Agama Islam

Peristiwa dikumpulkannya manusia di suatu tempat setelah dibangkitkan dari alam qubur merupakan Yaumul Hasyr. Semoga pembahasan tersebut bisa menambah wawasan keislaman. (KRIS)