Tekno & Sains
·
27 Januari 2021 10:11

8 Fakta Segitiga Bermuda

Konten ini diproduksi oleh Berita Unik
8 Fakta Segitiga Bermuda (20911)
Ilustrasi ombak Segitiga Bermuda. Foto: Shuitter Stock
Beberapa orang kerap mengaitkan kasus kecelakaan di Segitiga Bermuda dengan alien, lorong waktu, bahkan monster laut seperti cumi-cumi raksasa. Selain memiliki berbagai cerita dan mitos, Segitiga Bermuda juga memilki fakta-fakta yang tidak kalah menarik, berikut ulasannya.
ADVERTISEMENT

Keanehan yang dialami Christopher Columbus

8 Fakta Segitiga Bermuda (20912)
Christopher Columbus. Foto: Wikimedia Commons
Kisah Segitiga Bermuda yang tercatat oleh sejarah bermula pada pernyataan Christopher Columbus pada 8 Oktober 1492 saat dirinya melakukan pelayaran menuju dunia baru. Columbus mengaku kompas miliknya rusak secara tiba-tiba saat melintasi perairan tersebut.
Dalam petualangannya, dia juga mengaku melihat bola api yang jatuh ke laut Segitiga Bermuda, lalu beberapa pekan setelahnya dia juga melihat cahaya aneh di kejauhan.

Memakan korban nyawa

Ada dua insiden yang paling populer melibatkan Segitiga Bermuda. Pertama Pada bulan Maret 1918, kapal penambang USS Cyclops dalam perjalanan dari Brazil menuju ke Baltimore menghilang di dalam Segitiga Bermuda. Kedua adalah hilangnya pesawat tempur Amerika yang disebut Flight 19 pada tahun 1945.
ADVERTISEMENT

Tak muncul di peta dunia

Berlokasi di antara pantai Atlantik Florida, Antiles, dan Puerto Rico, Segitiga Bermuda tidak muncul di peta dunia mana pun. Selain itu, Dewan Geografis Amerika juga tidak mengakui Segitiga Bermuda sebagai wilayah resmi Samudra Atlantik.
Padahal luasnya diperkirakan antara 500.000 dan 1.510.000 mil persegi atau 1.300.000 dan 3.900.000 kilometer persegi.

Palung Puerto Rico

Titik terdalam Samudra Atlantik atau yang disebut Milwaukee Depth terletak di sekitar perairan Segitiga Bermuda. Milwaukee Depth adalah titik terdalam palung Puerto Rico yang mencapai kedalaman 27.493 kaki atau 8.380 meter

Tidak masuk 10 perairan yang paling berbahaya

Pada tahun 2013, World Wildlife Fund (WWF) melakukan studi menyeluruh tentang jalur pelayaran maritim dan menetapkan bahwa Segitiga Bermuda bukan salah satu dari 10 perairan paling berbahaya di dunia untuk pengiriman. Segitiga Bermuda juga menopang lalu lintas harian yang padat, baik melalui laut maupun udara.
ADVERTISEMENT

Gas Metana

Para ilmuwan telah beranggapan bahwa kawasan Segitiga Bermuda menyimpan gas metana hasil dari pembusukan organisme laut. Hasil pembusukan di dasar laut membentuk gelembung metana yang jika pecah gas tersebut akan meledak ke permukaan laut dan akan mengganggu kapal yang melintas di area tersebut.

Utara kompas yang berbeda

Jangan mengandalkan kompas jika melewati perairan ini. Segitiga Bermuda adalah salah satu dari dua tempat di bumi yang di mana kompas mengarah ke utara sebenarnya, bukan pada utara magnet. Jika kesalahan kompas ini tidak ditangani, kapal dan pesawat dapat keluar jalur dari tujuan sebelumnya.

Gelombang tinggi

Mengutip britannica, Segitiga Bermuda terletak di wilayah Samudra Atlantik di mana badai dari berbagai arah dapat bertemu. Badai tersebut dapat membuat gelombang laut bisa mencapai ketinggian hingga 100 kaki atau 30,5 meter. Secara teoritis gelombang tersebut cukup kuat untuk mengganggu perjalanan kapal dan pesawat.
ADVERTISEMENT
(MRT)

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white