Konten dari Pengguna

Burung Hantu Ternyata Juga Jago Menyamar Mirip Bunglon, Ini Buktinya

Berita Unik

Berita Unik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bayi burung hantu coklat (Strix aluco). Foto: Johan J.Ingles-Le Nobel via Flickr
zoom-in-whitePerbesar
Bayi burung hantu coklat (Strix aluco). Foto: Johan J.Ingles-Le Nobel via Flickr

Beberapa hewan memiliki kemampuan unik dalam bertahan hidup, salah satunya dengan berkamuflase. Hewan yang kerap tertangkap kamera memiliki kemampuan tersebut adalah beberapa jenis burung hantu.

Great Gray Owl (Strix nebulosa)

Fotografer alam liar, Alan Murphy, berhasil menangkap beberapa foto yang memperlihatkan burung hantu seolah menyatu dengan sebuah pohon cemara putih karena si burung memiliki warna tubuh yang sangat mirip dengan batang dan dahan pohon di hutan tersebut.

Seorang fotografer alam liar bernama Alan Murphy berhasil mengabadikan beberapa foto yang memperlihatkan seekor burung hantu abu-abu besar di sebuah hutan di British Columbia, Kanada.

Yang menarik, salah satu fotonya menunjukkan bahwa burung tersebut seolah menyatu dengan sebuah pohon cemara putih karena si burung memiliki warna tubuh yang sangat mirip dengan batang dan dahan pohon di hutan tersebut.

facebook embed

"Sambil mencari-cari burung di hutan-hutan British Columbia, aku menemukan (burung hantu) pejantan ini. Rasanya seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. Lihat apakah kamu bisa melihat burung hantu abu-abu besar (great gray owl) itu. Alam sungguh luar biasa!!" tulis Alan Murphy Photography dalam sebuah posting-an di akun Facebooknya pada 25 Juni lalu. Dalam posting-an tersebut ia mengunggah salah satu foto yang memperlihatkan betapa burung hantu itu begitu “menyatu” dengan batang dan dahan pohon.

Tidak seperti burung-burung berukuran lebih kecil yang berkamuflase atau menyamarkan keberadaan mereka untuk menghindar dari predator, burung hantu abu-abu besar ini berkamuflase dengan lingkungan sekitarnya untuk menangkap mangsa mereka yang berukuran kecil, seperti tikus atau hewan pengerat lainnya.

Mengutip IFL Science, di British Columbia, Kanada, tingkat populasi burung hantu abu-abu besar dianggap cukup stabil. Spesies bernama latin Strix nebulosa ini biasanya membutuhkan pohon-pohon besar yang sehat di hutan konifer dan hutan campuran untuk membuat sarang. Mereka butuh pohon yang besar seperti cemara dan pinus karena ukuran sarang mereka biasanya juga besar.

Great Potoo (Nyctibius grandis)

Jenis burung hantu yang pernah diabadikan memiliki kemampuan kamuflase yang hebat adalah jenis burung hantu Great Potoo (Nyctibius grandis). Hewan ini dapat ditemui dibeberapa wilayah Amerika Selatan, Meksiko, dan Brazil.

Great Potoo (Nyctibius grandis) . Photo: Thomas Marent/Minden via audobon

Saat bertengger di pohon dan menutup matanya, hewan tersebut seakan menghilang dari pandangan mata. Kamuflase Great Potoo sangat efektif sehingga burung neotropis nokturnal ini dapat tidur sambil bertengger di tempat terbuka pada siang hari.

Hewan yang aktif pada malam hari ini telah menjadi buruan untuk difoto oleh beberapa orang. Tak sedikit pula fotografer yang membagikan foto kemampuan kamuflase burung hantu ke media sosial.

Western Screech-Owl (Megascops kennicottii)

Seperti kebanyakan burung hantu, Western Screech-Owl aktif di malam hari, itulah sebabnya burung ini tidur nyenyak di rongga pohon pada siang hari.

Western Screech-Owl. Foto: Bettina Arrigoni via Flickr

Burung ini paling sering hinggap di rongga yang ditinggalkan oleh burung pelatuk. Selain di rongga pohon, burung ini juga terkadang membuat sarang di pohon kaktus. Namun, sang Western Screech-Owl lebih 'suka' bertengger di pohon dengan kulit kayu untuk berkamuflase dan istirahat di siang hari.

(MRT)