Contoh Hipotesis Penelitian Beserta Penjelasannya

Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh hipotesis penelitian merupakan salah satu hal yang dibutuhkan oleh pelajar maupun mahasiswa dalam menyusun penulisan.
Hipotesis adalah salah satu unsur penting dalam penelitian, terutama penelitian jenis kuantitatif.
Berbagai penelitian dapat digunakan untuk mencari contoh uji hipotesis penelitian.
Contohnya, riset sosial humaniora maupun riset dalam rumpun matematika dan ilmu pengetahuan alam yang menggunakan hipotesis dalam penelitiannya.
Contoh Asumsi dan Hipotesis Penelitian
Menurut Cresswell (2009) dalam Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, hipotesis penelitian adalah prediksi peneliti mengenai hubungan antar variabel yang diinginkan. Lalu, berguna sebagai jawaban sementara dari pertanyaan penelitian.
Artinya, pertanyaan penelitian harus disusun terlebih dahulu sebelum membuat hipotesis.
Hipotesis penelitian terdiri dari tiga jenis, yaitu hipotesis nol, hipotesis berarah, dan hipotesis tidak berarah.
Seperti yang dikutip dari Supratiknya (2015) dalam Metodologi Penelitian Kuantitatif & Kualitatif Dalam Psikologi, berikut ini adalah definisinya:
Hipotesis Nol: prediksi bahwa tidak ada hubungan antar variabel atau tidak ada perbedaan antar kelompok terkait variabel penelitian.
Hipotesis Berarah atau Hipotesis Alternatif: prediksi bahwa terdapat hubungan antar variabel atau antar kelompok terkait variabel penelitian, baik secara positif maupun negatif.
Hipotesis Tidak Berarah: prediksi bahwa ada hubungan, namun tidak merumuskan secara spesifik hubungan antar variabel atau antar kelompok terkait variabel penelitian.
Pada naskah ilmiah, Hipotesis Nol ditulis dengan H0. Sementara itu, Hipotesis Berarah dan Hipotesis Tidak Berarah ditulis dengan H1.
Contoh Hipotesis Penelitian Kuantitatif
Psikologi merupakan salah satu cabang ilmu sosial humaniora yang menggunakan jenis studi kuantitatif.
Maka, contoh kalimat hipotesis penelitian dapat ditemukan pada penelitian psikologi.
Nandiwardana (2020) meneliti mengenai perbedaan tingkat resiliensi antara mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja.
Dalam penelitian Perbedaan Tingkat Resiliensi Antara Mahasiswa yang Bekerja dan Tidak Bekerja, peneliti mengajukan pertanyaan penelitian dan hipotesis sebagai berikut.
Pertanyaan Penelitian tersebut:
“Apakah ada perbedaan tingkat resiliensi antara mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja?”
Hipotesis Penelitian:
“Mahasiswa yang bekerja memiliki resiliensi yang lebih tinggi daripada mahasiswa yang tidak bekerja.”
Hipotesis yang peneliti gunakan merupakan Hipotesis Berarah atau Hipotesis Alternatif.
Hal itu bisa dilihat dari bentuk hipotesis peneliti yang memprediksi arah dari hubungan variabel antar kelompok terkait. Peneliti memprediksi resiliensi mahasiswa yang bekerja lebih tinggi dibanding mahasiswa yang tidak bekerja.
Itulah contoh hipotesis penelitian dan penjelasannya yang bisa kamu terapkan pada riset yang sedang dikerjakan.
(RKW)
