Konten dari Pengguna

Hukum Kirchoff 1 dan 2: Pengertian dan Penjelasannya

Berita Unik

Berita Unik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aplikasi Hukum Kirchoff 1 dan 2 dalam kehidupan sehari-hari (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aplikasi Hukum Kirchoff 1 dan 2 dalam kehidupan sehari-hari (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).

Hukum Kirchoff 1 dan 2 dikembangkan oleh Gustav Robert Kirchhoff. Kirchhoff merupakan ilmuwan asal fisika pada abad ke-19 yang berasal dari Jerman.

Mengutip dari Kamus Merriam-Webster, penjelasan Hukum Kirchoff 1 dan 2 memiliki argumen:

“Jika ada rangkaian tertutup dari cabang-cabang jaringan listrik, jumlah aljabar produk yang dibentuk dengan menghitung perkalian resistansi setiap cabang dengan arus di cabang itu sama dengan jumlah aljabar gaya gerak listrik di beberapa cabang yang membentuk sirkuit”.

Bunyi Hukum Kirchoff 1 dan 2

1. Hukum Kirchoff 1

Aliran listrik pada Hukum Kirchoff 1 (Foto: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).

Gambar di atas merupakan contoh dari Hukum Kirchoff 1 di kehidupan sehari-hari. Secara realita, rangkaian listrik tidak hanya lurus saja, namun bisa terdiri dari banyak hubungan cabang dan titik simpul.

Titik simpul yang dimaksud adalah pertemuan dari tiga cabang atau lebih.

Hukum Kirchoff 1 berfokus pada pembahasan mengenai percabangan dan kekekalan muatan yang terjadi di rangkaian listrik arus searah.

Seperti dikutip dari Akselerasi Fisika terbitan Penerbit Duta, bunyi Hukum Krichoff 1 adalah:

“Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik simpul sama dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar dari titik simpul tersebut.”

Penulisan rumus dari Hukum Kirchoff I secara matematis adalah seperti di bawah ini:

Rumus Hukum Kirchoff 1 (Foto: Nada Shofura).

2. Hukum Kirchoff 2

Rangkaian listrik yang ada di dalam kehidupan sehari-hari dapat berbentuk rangkaian yang cukup rumit.

Rangkaian listrik jenis ini tidak dapat disederhanakan dengan hubungan listrik seri, paralel, atau kombinasi seri paralel. Gambar di bawah ini merupakan contoh rangkaian listrik rumit.

Aliran listrik pada Hukum Kirchoff 2 (Foto: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).

Umumnya, rangkaian listrik rumit terjadi karena rangkaian listrik tersebut memiliki dua atau lebih ggl.

Rangkaian listrik rumit sebenarnya dapat disederhanakan. Cara untuk menyederhanakan rangkaian listrik rumit ini membutuhkan suatu teknik.

Lalu, tidak menggunakan cara sederhana hubungan listrik seri dan paralel. Itulah kegunaan praktis dari Hukum Kirchoff 2.

Hukum Kirchoff 2 menjelaskan mengenai tegangan pada rangkaian tertutup. Bunyi Hukum Kirchoff II adalah:

“Di dalam sebuah rangkaian tertutup, jumlah aljabar dari gaya gerak listrik dengan penurunan tegangan sama dengan nol.”

Rumus Hukum Kirchoff yang ditulis secara matematis adalah seperti di bawah ini.

Rumus Hukum Kirchoff 2 (Foto: Nada Shofura).

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian dan penjelasan Hukum Kirchoff 1 dan 2. Rumus Hukum Kirchoff 1 dan 2 tersebut memiliki manfaat praktis dan biasa digunakan pada instalasi listrik rumah tangga.

(RKW)