Hukum Kirchoff 1: Penjelasan dan Pengertiannya

Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum Kirchoff 1 merupakan salah satu hukum dalam disiplin ilmu Fisika. Hukum ini berfokus pada masalah kelistrikan.
Pada mulanya, soal Hukum Kirchoff 1 dikembangkan oleh Gustav Robert Kirchhoff. Kirchhoff merupakan ilmuwan fisika asal Jerman yang hidup pada abad ke-19.
Kirchhoff mengumumkan penemuan ilmiahnya pada 1845. Temuan tersebut menjelaskan soal tegangan, hambatan, dan arus listrik.
Hukum Kirchoff merupakan perluasan dari Hukum Ohm yang dikembangkan oleh Georg Simon Ohm pada 1827.
Dikutip dari kamus Merriam-Webster, penerapan Hukum Kirchoff adalah sebagai berikut:
Jika ada rangkaian tertutup dari cabang-cabang jaringan listrik, jumlah aljabar produk yang dibentuk dengan menghitung perkalian resistansi setiap cabang dengan arus di cabang itu sama dengan jumlah aljabar gaya gerak listrik di beberapa cabang yang membentuk sirkuit.
Berdasarkan prinsipnya, Hukum Kirchoff dibagi menjadi dua bagian. Kemudian, Hukum Kirchoff lebih dikenal sebagai Hukum Kirchoff 1 dan 2.
Bunyi Hukum Kirchoff 1
Rumus Hukum Kirchoff 1 dalam kehidupan sehari-hari bisa kamu jumpai pada rangkaian listrik seperti gambar di bawah ini:
Rangkaian listrik tidak hanya lurus saja. Sirkuit listrik bisa terdiri dari banyak hubungan cabang dan titik simpul.
Titik simpul yang dimaksud adalah pertemuan dari tiga cabang atau lebih. Hukum ini berfokus pada percabangan dan kekekalan muatan yang terjadi di rangkaian listrik arus searah.
Dikutip dari Isaac Physic, Hukum Kirchoff 1 berbunyi:
Arus yang mengalir ke sebuah node atau persimpangan harus sama dengan arus yang mengalir keluar. Persamaan ini adalah konsekuensi dari konservasi muatan.
Secara matematis, Hukum Kirchoff 1 menyatakan bahwa:
Demikian penjelasan mengenai Hukum Kirchoff 1. Hukum fisika ini digunakan untuk berbagai alat elektronik skala besar hingga skala rumah tangga.
(RKW)
