Komponen Sistem Informasi Geografis, Ini Contoh Nyatanya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komponen Sistem Informasi Geografis (SIG) terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), data geografis, intelegensi manusia, dan metode.
Dikutip dari buku Sistem Informasi Geografis karya Ahmat Adil, Sistem informasi grafis adalah suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, dan data geografis. Kemudian, ada pula sumber daya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukkan, menyimpan, mengelola, dan menampilkan data dalam informasi berbasis geografis.
SIG memiliki kemampuan untuk mengumpulkan dan menganalisis setiap titik geografis yang ada di muka Bumi. SIG juga mampu menjawab dan memberikan informasi yang berkaitan dengan lokasi, kondisi kawasan, dan pola dalam sebuah kejadian.
Dikutip dari buku Aplikasi Sistem Informasi Geografis Dalam Bidang Perikanan dan Kelautan karya Abu Bakar Sambah, berikut penjelasan lengkap soal komponen sistem informasi geografis.
Komponen Utama Sistem Informasi Geografis
1. Perangkat Keras
Saat ini, SIG tersedia untuk berbagai platform perangkat keras. Perangkat keras yang digunakan untuk sistem informasi geografis adalah computer, mouse, digitizer, printer, plotter, dan scanner.
Perangkat keras terbagi ke dalam tiga kelompok, yaitu:
Alat masukan (input) yang berfungsi untuk memasukkan data ke dalam jaringan komputer. Contohnya, scanner, digitizer, dan CD-ROM.
Alat pemrosesan yang merupakan sistem dalam komputer yang berfungsi melakukan pengolahan dan analisis data, serta proses penyimpanan data. Contohnya, CPU, tape drive, dan disk drive.
Alat keluaran (output) berfungsi dalam penyajian informasi geografi sebagai keluaran informasi dalam proses SIG. Contohnya adalah VDU, plotter, dan printer.
2. Perangkat Lunak
Perangkat lunak dalam sistem informasi geografis berfungsi untuk menyimpan, memproses, menganalisis, dan menayangkan informasi geografis. Komponen utama sistem informasi geografis terdiri atas:
Tools untuk melakukan pemasukan dan transformasi data geografis.
Sistem manajemen basis data.
Tools yang mendukung query geografis, analisis, dan visualisasi.
Geographical User Interface (GUI) yang memungkinkan akses pada tools geografi menjadi lebih mudah.
3. Data
Data Geografis merupakan komponen dalam sistem informasi geografis. SIG bekerja dengan dua model data geografis, yaitu model data vektor dan model data raster.
Pada model data vektor, informasi posisi titik, garis, dan polygon disimpan dalam bentuk koordinat x,y.
Bentuk garis, seperti jalan dan sungai digambarkan sebagai kumpulan dari beberapa koordinat titik.
Sedangkan untuk data raster, terdiri dari sekumpulan grid atau sel seperti peta hasil scanning atau gambar. Data tersebut bisa berupa hasil foto atau pencitraan satelit.
4. Intelegensi Manusia
Komponen kunci sistem informasi geografis selanjutnya adalah intelegensi manusia.
Manusia merupakan subjek yang mengendalikan dan menjalankan seluruh sistem. Jadi, kemampuan dan penguasaan terhadap ilmu yang berkaitan dengan SIG sangat diperlukan.
5. Metode
Sistem informasi geografis yang baik memiliki keserasian antara desain rencana dengan tujuan akhir analisis.
Penggunaan metode harus sesuai dengan ketersediaan data. Selain itu, akurasi hasil analisis harus sama dengan keadaan sebenarnya di dunia nyata.
(MRT)
