Mengapa Asap Kebakaran Hutan Dapat Mencemari Air Bersih?

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahukah kamu, mengapa asap kebakaran hutan dapat mencemari air bersih? Simak jawabannya di artikel ini.
Pada zaman dahulu, kebakaran hutan merupakan suatu bagian alami dari beberapa ekosistem. Namun, akhir-akhir ini kasus kebakaran hutan terlihat sangat parah.
Seperti yang terjadi di Riau, efeknya sampai dirasakan oleh negara tetangga. Kebakaran hutan tersebut menghancurkan tumbuhan, pohon, dan infrastruktur.
Selain itu, hal tersebut juga berdampak pada kelangsungan hidup satwa liar dan manusia. Beberapa orang pun terkena ISPA akibat kebakaran hutan tersebut.
EPA, suatu Badan Perlindungan Lingkungan US mengatakan, selain berdampak pada kualitas udara, kebakaran hutan juga memiliki dampak pada pasokan air bersih yang digunakan untuk minum, irigasi, dan kebutuhan lainnya.
Mengapa Asap Kebakaran Hutan Dapat Mencemari Air Bersih?
Asap kebakaran hutan dapat memengaruhi kualitas air bersih yang biasanya dipakai untuk minum. Perubahan kualitas air ini dapat terlihat dari perubahan rasa, bau, dan warna air.
Mengutip College of Natural Resources News, mengapa asap kebakaran hutan dapat mencemari air bersih dikarenakan asap kebakaran hutan mengandung merkuri.
Merkuri pada asap kebakaran hutan awalnya menyerang tanah dan tumbuha. Kemudian, secara perlahan mencemari air bersih di dekatnya, seperti air sungai dan waduk.
Berbagai jenis ikan di sungai yang tercemar merkuri pun ikut terkontaminasi. Jika ikan tersebut dikonsumsi manusia, dampak yang paling parah adalah terjadinya lerusakan pada otak dan sistem saraf.
Selain merkuri, zat kimia lainnya yang juga terdapat pada asap kebakaran hutan dan mencemari air bersih adalah fosfat, nitrat, dan nitrit.
Komposisi asap kebakaran hutan tergantung di mana kebakaran hutan terjadi dan apa saja benda yang terbakar. Apakah hanya membakar area hutan atau area pemukiman di sekitar hutan?
Efek kebakaran hutan yang mencemari air bersih tidak hanya karena asapnya saja. Kebakaran hutan juga menyebabkan munculnya puing-puing yang bisa saja merusak waduk warga untuk irigasi.
Jika hal itu terjadi, maka akan membutuhkan biaya perbaikan yang cukup tinggi.
Selain itu, lumpur abu akibat kebakaran hutan akan masuk sungai, waduk, dan sumber air lainnya yang menyebabkan air menjadi keruh. Pipa-pipa yang digunakan untuk mengalirkan air ke rumah-rumah, bahkan bisa tersumbat.
Apa Tindakan yang Dilakukan Jika Air Bersih Sudah Tercemar?
Dikutip dari HealtLinkBC, berikut ini adalah hal yang bisa kamu lakukan jika hal buruk akibat kebakaran hutan terjadi pada sumber air minum:
Menghemat air karena pasokan air bersih sudah sangat terbatas untuk waktu yang tidak diketahui.
Untuk mengetahui kualitas air minum, tanyakan pada produsen air minum, misalnya PDAM. Jangan minum air keran kecuali pemerintah menyatakan jika air masih aman untuk dikonsumsi.
Gunakanlah sumber air minum yang berbeda untuk beberapa waktu. Kamu bisa membeli air kemasan yang sumbernya diambil dari lokasi berbeda.
Memperbaiki saluran air bisa mengurangi kontaminasi air.
Itulah jawaban mengapa asap kebakaran hutan dapat mencemari air bersih dan langkah yang harus diambil jika hal tersebut terjadi.
(NSF)
