Konten dari Pengguna

Mutasi Gen: Bisa Menguntungkan Sekaligus Berbahaya

Berita Unik

Berita Unik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penelitian mutasi gen (Foto: East Ventures).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penelitian mutasi gen (Foto: East Ventures).

Mutasi gen bisa dipahami dengan mengetahui arti dari setiap kata pembentuk terminologi tersebut. Mengutip Universitas Otago, gen merupakan bagian nukleotida pada urutan DNA yang membagi protein tertentu.

Lalu, mutasi adalah mutasi adalah setiap perubahan urutan DNA yang terjadi. DNA sendiri berasal dari singkatan Deoxyribonucleic Acid atau asam deoksiribonukleat.

Mutasi genetik biasanya diwariskan sesuai hukum Mendel. Hukum Mendel adalah hukum pewarisan sifat pada organisme yang pertama kali diusulkan oleh Gregor Johann Mendel.

Kebanyakan mutasi gen yang terjadi memiliki sifat netral. Beberapa jenis mutasi gen juga menguntungkan mahkluk hidup yang mengalaminya.

Hal itu berguna untuk meningkatkan peluang organisme untuk bertahan hidup dalam seleksi alam.

Namun, beberapa mutasi juga bisa berbahaya. Dikutip dari Universitas Otago, mutasi tingkat gen yang berbahaya bisa jadi disebabkan oleh kesalahan replikasi DNA.

Banyak faktor yang bisa menyebabkan kesalahan replikasi DNA penyebab mutasi gen ini terjadi.

Penyebab Mutasi Gen yang Berbahaya

Macam mutasi gen disebabkan oleh beberapa faktor yang secara garis besar dikelompokkan ke dalam faktor internal dan eksternal.

Faktor internal terjadi di dalam makhluk hidup yang mengalami mutasi itu sendiri.

Sedangkan untuk faktor eksternal, kejadiannya di luar makhluk hidup, namun dapat menyebabkan mutasi gen Biologi, seperti:

  1. Radiasi Ion. Faktor ini terjadi karena adanya radiasi ion, seperti sinar gamma atau sinar X. Radiasi ini dapat menyebabkan perubahan atau mutasi gen sederhana, seperti pergantian satu jenis basa dengan jenis basa lain. Faktor ini juga dapat menyebabkan penghapusan materi genetik.

  2. Sinar Ultra Violet. Jenis sinar yang bisa ditemukan pada sinar matahari ini dapat menyebabkan perubahan pada basa timin. Dua basa timin yang bersebelahan bisa membentuk ikatan di antara keduanya.

  3. Bahan kimia. Bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh makhluk hidup dapat menjadi faktor yang mempengaruhi mutasi gen. Bahan kimia ini bisa masuk melalui udara yang terhirup dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Gas mustard, formaldehida, dan asam nitrat adalah bahan kimia yang bisa menyebabkan penyakit mutasi gen.

  4. Virus. Virus yang mendapat inang dalam organ dalam makhluk hidup merupakan faktor penyebab mutasi gen terakhir. Universitas Otago memberikan contoh mengenai virus Hepatitis B. Virus Hepatitis B menyebabkan mutasi gen dengan cara memasukkan DNA-nya ke dalam sel inang. DNA tersebut mengganggu kerja sel inang yang diserang. Pada kasus Hepatitis B, contoh mutasi gen yang terjadi adalah munculnya kanker hati.

Ternyata, mutasi gen dapat menguntungkan sekaligus membahayakan makhluk hidup. Kesalahan replikasi DNA membuat mutasi tersebut terkesan berbahaya.

(RKW)