Perbedaan Konduktor dan Isolator, Apa Saja?

Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan konduktor dan isolator bisa diketahui secara sederhana. Konduktor adalah benda yang dapat menghantarkan energi (arus listrik atau panas). Sedangkan, isolator tidak dapat menghantarkan energi.
Lalu, apa itu konduktor dan isolator? Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya:
Perbedaan Konduktor dan Isolator Beserta Contohnya
Melansir dari Circuit Globe, ada beberapa penjelasan mengenai perbedaan antara konduktor dan isolator:
Konduktor dapat menghantarkan arus listrik dan panas. Lalu, isolator tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Ada konduktivitas termal di konduktor tinggi, sedangkan isolator rendah. Konduktivitas termal adalah sifat material yang memungkinkan panas dapat melewatinya.
Jika ditempatkan pada medan magnet, konduktor tidak akan menyimpan energi. Namun, isolator akan menyimpan energi dalam medan magnet.
Pada permukaan konduktor, terdapat medan listrik. Sedangkan untuk isolator, sama sekali tidak ada medan listrik.
Ikatan kovalen antara atom yang ada di konduktor sangat lemah. Kemudian, kovalen atom di isolator sangat kuat.
Konduktor memiliki konduktivitas tinggi, sedangkan isolator rendah. Konduktivitas adalah laju aliran muatan atau panas pada material.
Jika diberikan perbedaan potensial, elektron bebas dalam konduktor akan bergerak dari atom ke atom. Pada isolator, elektron bebas akan tetap diam meski terdapat perbedaan potensial.
Elektron bebas pada konduktor memiliki jumlah banyak, sedangkan pada isolator sedikit.
Resistansi konduktor rendah. Resistansi isolator tinggi.
Pada konduktor, pita konduksi penuh dengan elektron. Sedangkan pada isolator kosong.
Sebaliknya, pita valensi pada konduktor kosong sedangkan pada isolator penuh.
Contoh benda konduktor dan isolator adalah besi, perak, tembaga, kayu, kain, dan kertas.
Biasanya, konduktor digunakan dalam benda yang dibutuhkan untuk menghantarkan panas atau arus listrik, seperti wajan, panci, dan kawat tembaga untuk mengaliri arus listrik.
Sedangkan isolator biasa digunakan untuk pelindung dari panas atau arus listrik. Contohnya, gagang wajan, panci, dan pelindung kabel yang terbuat dari karet.
Perbedaan konduktor dan isolator tak terlalu signifikan. Namun, keduanya memang bisa ditemukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.
(NSF)
