Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan yang Perlu Diketahui

Tulisan dari Berita Unik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan terdapat pada strukturnya. Beberapa bagian pada sel hewan tidak ada di sel tumbuhan, begitu pula sebaliknya.
Mengutip Biologi untuk SMA kelas XI terbitan Penerbit Erlangga, sel hewan memiliki sentriol yang tidak ada di dalam sel tumbuhan.
Begitu juga dengan sel tumbuhan yang terdapat dinding sel, plastida, dan vakuola yang tidak ada di dalam sel hewan.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan:
Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Beserta Fungsinya
1. Struktur Sel Hewan
Seperti yang terlihat pada gambar di atas, bagian yang paling besar pada sel hewan merupakan nukleos.
Pada sel hewan, terdapat dua sentriol yang berada di dalam sentrosom. Sentriol ini akan memisahkan diri menuju kutub-kutub yang berlawanan saat terjadinya pembelahan sel.
Sentriol juga menghasilkan benang-benang gelendong yang akan mengikat kromosom.
Biasanya, sel hewan tidak terdapat vakuola. Jika memang ditemukan vakuola pada sel hewan, ukurannya pasti sangat kecil.
2. Struktur Sel Tumbuhan
Bagian-bagian pada sel tumbuhan yang tidak ditemukan di sel hewan adalah dinding sel, plastida, dan vakuola.
a. Dinding Sel
Dinding sel tumbuhan terletak di luar membran plasma. Membran plasma ini tersusun dari polisakarida yang terdiri dari pektin dan hemiselulosa. Sementara itu, dinding sel tumbuhan terbentuk dari diktiosom.
Peran dinding sel tumbuhan adalah sebagai turgiditas sel dan menyebabkan bentuknya tidak berubah-ubah. Dinding sel tumbuhan terbagi menjadi dua jenis, yaitu dinding sel primer dan sekunder.
Dinding sel primer primer biasa ditemukan pada sel-sel muda yang sedang tumbuh, sel kolenkim, dan sel parenkim. Sementara untuk dinding sel sekunder, hanya dimiliki oleh sel-sel yang telah dewasa.
b. Plastida
Selain dinding sel, bagian dari sel tumbuhan yang tidak ditemukan di sel hewan adalah plastida. Plastida merupakan organ pembentuk pigmen pada tumbuhan.
Plastida sendiri berbeda-beda di setiap tumbuhan, tergantung dari fungsinya. Berikut adalah jenis-jenis plastida yang terdapat pada sel tumbuhan:
Kromoplas yang merupakan pembentuk pigmen warna merah, kuning, atau jingga. Kromoplas biasa ditemukan pada wortel.
Leukoplas atau plastida yang tidak berwarna. Leukoplas terdapat pada bagian tumbuhan yang tidak pernah terkena cahaya, seperti empulur batang, sel-sel embrional, dan bagian tumbuhan lainnya di dalam tanah.
Amiloplas merupakan plastida yang mengandung amilum.
Kloroplas adalah plastida yang mengandung klorofil. Kloroplas dapat dijumpai pada tumbuhan hijau, seperti ganggang, tumbuhan paku, lumut, dan tumbuhan bunga.
c. Vakuola
Bagian sel tumbuhan terakhir yang tidak ada pada sel hewan adalah vakuola. Vakuola ini sifatnya menetap, berukuran besar, dan dibatasi oleh membran tonoplas.
Fungsi vakuola sangat penting bagi tumbuhan, di antaranya adalah:
Tempat cadangan makanan. Misalnya, pada akar ketela pohon yang menyimpan tepung dan pada batang tebu yang menyimpan gula.
Menyimpan pigmen warna yang biasa ditemukan pada mahkota bunga, sehingga bunga menjadi lebih cantik.
Menyimpan minyak asiri atau minyak eteris, seperti pada tumbuhan minyak kayu putih dan daun mint.
Menyimpan sisa metabolisme, seperti pada getah karet.
Perbedaan Struktur Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Jadi, perbedaan yang mencolok antara sel hewan dan sel tumbuhan adalah:
Pada sel tumbuhan terdapat vakuola, sedangkan pada sel hewan tidak ada vakuola atau berukuran sangat kecil.
Dinding sel hanya ditemukan pada sel tumbuhan, tidak ada di dalam sel hewan.
Sel hewan atau sel tumbuhan memiliki membran sel.
Organel sel pada sel hewan adalah nukleus, retikulum endoplasma, ribosom, peroksisom, kompleks Golgi, mitokondria, lisosom, dan sentriol.
Lalu, organel sel pada sel tumbuhan adalah nukleus, retikulum endoplasma, ribosom, peroksisom, glioksisom, kompleks Golgi (diktiosom), mitokondria, dan plastida.
Itulah perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan. Kesimpulannya, sel hewan memiliki sentriol yang berfungsi sebagai pembelahan sel. Sedangkan pada sel tumbuhan, terdapat dinding sel, plastida, dan vakuola.
(NSF)
