kumparan
search-gray
Tekno & Sains30 Juli 2020 7:33

Sempat Hilang di Segitiga Bermuda, Kapal Laut Ini Ditemukan 95 Tahun Kemudian

Konten kiriman user
Sempat Hilang di Segitiga Bermuda, Kapal Laut Ini Ditemukan 95 Tahun Kemudian (1153081)
Ilustrasi kawasan Segitiga Bermuda. Foto: Shutterstock
Sebuah kapal laut hilang kontak sesaat setelah memasuki daerah Segitiga Bermuda pada tahun 1925. Kapal beserta awaknya pun lenyap tanpa jejak seketika. Sekitar 95 tahun kemudian, akhirnya kapal tersebut berhasil ditemukan dan diketahui nasibnya.
ADVERTISEMENT
Kapal tersebut adalah SS Cotopaxi yang berangkat dari South Carolina, Amerika Serikat, menuju ke Havana, Kuba. Kapal laut itu berlayar pada tanggal 29 November 1925 ditumpangi 32 orang awak.
Sejak kasus hilangnya kapal tersebut, SS Cotopaxi kemudian menjadi mitos dan cerita mistis di tengah masyarakat.
Bahkan, dalam sebuah adegan film garapan Steven Spielberg berjudul “Close Encounters of the Third Kind” pada 1977, kapal uap SS Cotopaxi dikisahkan muncul di tengah Gurun Gobi, sebuah kawasan gurun di antara China dan Mongolia.
Cerita-cerita itu masih didengungkan hingga saat ini. Di media sosial, misalnya, ada kisah yang menyebut kapal SS Cotopaxi telah muncul di pantai Kuba dalam keadaan kosong dan masih utuh seperti sedia kala. Beberapa orang kemudian menyebut Cotopaxi sebagai kapal hantu.
Sempat Hilang di Segitiga Bermuda, Kapal Laut Ini Ditemukan 95 Tahun Kemudian (1153082)
Peneliti mengukur dimensi kapal laut yang karam untuk mengidentifikasi kapal tersebut sebagai SS Cotopaxi. Foto: Science Channel
Setelah hampir satu abad berlalu, sebuah fakta baru muncul dan menunjukkan bahwa kapal SS Cotopaxi tidak benar-benar hilang sebagaimana diceritakan.
ADVERTISEMENT
Kapal laut itu ternyata tenggelam dan bangkainya telah ditemukan seorang peneliti dan penjelajah “Shipwreck Secret” bernama Michael Barnette.
“Ini sangat menarik. Saya sudah melakukan penyelaman kapal karam yang tak terhitung jumlahnya, namun penemuan kali ini benar-benar menakjubkan,” ujar Barnette, kepada Huffington Post.
Sempat Hilang di Segitiga Bermuda, Kapal Laut Ini Ditemukan 95 Tahun Kemudian (1153083)
Pusaran air di Segitiga Bermuda (Foto: Andrew/Flikcr)
Upaya menemukan kapal SS Cotopaxi melalui jalan panjang dan tidak mudah. Barnette bersama tim mengumpulkan dokumen-dokumen bersejarah, termasuk dokumen dari perusahaan asuransi kapal untuk menemukan panggilan terakhir yang dikirim Cotopaxi pada 1 Desember 1925.
Tim penelitin kemudian memetakan rute kapal, koordinat sinyal, dan petunjuk lainnya, mereka menelusuri situs yang dikenal sebagai “Bear Wreck”, di lepas pantai St. Augustine, Florida.
Mereka menemukan sebuah kapal karam yang belum pernah diidentifikasi. Berdasarkan beberapa dokumen dan bukti yang ditemukan di situs Bear Wreck, mereka akhirnya menyimpulkan bahwa kapal itu adalah SS Cotopaxi yang hilang 95 tahun lalu.
ADVERTISEMENT
“Ada beberapa hal yang mengkonfirmasi identitasnya (SS Cotopaxi), seperti bentuk kapal, panjang dan ukuran boiler. Juga saya melihat kecocokan mesinnya, itu semua konsisten dengan informasi yang kami ketahui tentang SS Cotopaxi,” ujar Barnette.
Sempat Hilang di Segitiga Bermuda, Kapal Laut Ini Ditemukan 95 Tahun Kemudian (1153084)
Segitiga Bermuda. Foto: Wikimedia Commons
St. Augustine sendiri sebenarnya tidak termasuk wilayah Segitiga Bermuda. Daerah Segitiga Bermuda adalah bagian dari samudera Atlantik yang membentang dari Miami ke Bermuda hingga Puerto Riko.
Beberapa orang percaya, di daerah tersebut banyak kapal dan pesawat menghilang secara misterius. Menurut Layanan Kelautan Nasional Amerika Serikat (NOAA), hilangnya beberapa kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda diduga akibat lingkungan ekstrem yang ada di sana.
Menurut Simon Boxall, ahli kelautan dari University of Southampton, daerah Segitiga Bermuda bisa jadi berbahaya tapi bukan karena alasan mistis. Daerah Segitiga Bermuda disebutnya menjadi tempat pertemuan badai, hingga menyebabkan cuaca di sana terbilang ekstrem untuk dilalui kapal laut.
ADVERTISEMENT
(EDR)
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white