10 Adab Membaca Al-Quran yang Harus Diperhatikan

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membaca Al-Quran adalah ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT. Amalan ini merupakan perintah langsung dari Allah dan Rasul, sehingga diperlukan pemahaman tentang tata cara membaca yang benar agar terhindar dari kesalahan.
Baik membaca maupun mempelajari Al-Qur’an menjadi kenikmatan tersendiri bagi seorang Muslim. Namun, keindahan ini hanya dapat dirasakan jika seseorang menjaga adab saat berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Dalam melaksanakan ibadah ini, ada sejumlah adab yang sebaiknya diperhatikan oleh setiap Muslim. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini mengenai adab membaca Al-Quran.
Adap Membaca Al-Quran
Berikut ini beberapa adab membaca Al-Qur’an yang perlu diperhatikan setiap Muslim, dikutip dari buku Pelajaran Adab Islam 1 karya Suhendri dan Ahmad Syukri Sinukaban.
1. Menata Niat dengan Ikhlas
Membaca Al-Qur'an harus dilandasi niat yang ikhlas, semata-mata hanya mengharap pahala dari Allah, bukan karena ingin dilihat, dipuji, atau didengar orang lain. Sebab, setiap amal tergantung pada niatnya.
2. Membaca Al Quran dalam Keadaan Suci
Membaca Al-Qur’an harus dalam keadaan suci, baik dari hadas besar maupun kecil. Bersuci sebelum membaca Al Quran akan mendatangkan pahala yang lebih besar. Berwudulah atau tayamum jika tidak ada air.
Baca Juga: 5 Keutamaan Sedekah Subuh Menurut Al-Qur'an dan Hadis
3. Tempat yang Bersih
Pilihlah tempat yang bersih dan suci saat membaca Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an adalah kalam Allah yang suci, maka membaca di tempat yang bersih menunjukkan penghormatan terhadapnya.
4. Menghadap Kiblat
Membaca Al-Quran sambil menghadap kiblat merupakan bentuk tawadu (rendah hati) dan penghormatan terhadap kitab suci yang diturunkan di tanah suci Makkah dan Madinah.
5. Membaca Ta'aawudz
Sebelum membaca Al-Qur’an, disunnahkan membaca ta’awwudz: "A'udzubillahiminasysyaithaanirrajiim" yang artinya aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.
Ta’awwudz bertujuan memohon perlindungan dari gangguan setan yang bisa mengganggu konsentrasi dan pemahaman saat membaca Al-Qur’an.
6. Membaca Basmalah
Saat memulai dari awal surat, bacalah basmalah: "Bismillaahirrahmanirrahiim", karena basmalah turun di awal setiap surat kecuali surat At-Taubah.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memulai dengan bacaan basmallah di awal setiap surat selain surat At-Taubah tersebut. Pada surat At-Taubah cukup dengan ta'aawudz.
7. Membaca dengan Tartil
Tartil berarti membaca dengan perlahan, tenang, dan tidak tergesa-gesa, serta melafalkan setiap huruf dengan benar. Saat membaca Al-Qur'an sangat dianjurkan membaca dengan tartil agar tidak menimbulkan kesalahan bacaan.
8. Memperindah Bacaan
Memperindah bacaan Al-Qur'an artinya menghiasi bacaan ayat dengan suara yang indah dengan menyesuaikan bunyi huruf dan panjang pendeknya sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
9. Menghayati dan Merenungkan Makna
Saat membaca, hayatilah isi ayat-ayat Al-Qur’an. Renungkan maknanya dan ambil pelajaran dari setiap ayat yang dibaca.
10. Mengamalkan Isi Kandungan Al Quran
Tujuan utama membaca Al-Qur’an adalah untuk diamalkan. Maka, membaca tanpa mengamalkannya sama saja dengan meninggalkannya. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap aspek kehidupan.
(SA)
