Konten dari Pengguna

2 Contoh Soal Rangkaian Seri dan Paralel Beserta Jawabannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Soal Rangkaian Seri dan Paralel, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Soal Rangkaian Seri dan Paralel, Foto: Unsplash.

Banyak siswa yang mencari contoh soal rangkaian seri dan pararel untuk panduan dalam proses pembelajaran listrik, terutama yang masih awam mengenai pelajaran ini. Tanpa dasar pengetahuan yang tepat, akan menjadikan materi ini sangat susah untuk dimengerti. namun jika enjoy ataupun senang maka pelajaran akan menjadi lebih mudah dimengerti.

Menentukan besar hambatan pengganti susunan rangkaian seri dan paralel (rangkaian campuran), menentukan tegangan pada setiap hambatan dengan metode rangkaian pembagi tegangan, dan menentukan kuat arus listrik (I) pada setiap resistronya dan paralel resistor tidaklah mudah. Kamu perlu banyak belajar. Memang mempelajari fisika tidaklah mudah, diperlukan beberapa langkah dan ketelitian.

Rangkaian Seri dan Paralel serta Contoh Soalnya

Pada bidang elektronika, hambatan atau resistor dapat dirangkai secara seri dan paralel. Kedua rangkaian tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Kalau penerapan di rumah, kita memasang lampu secara paralel. Jadi ada manfaatnya belajar rangkaian hambatan yang dirangkai secara seri dan paralel. Pada rangkaian seri, jika satu lampu dipadamkan, maka lampu lainnya akan ikut padam. Pada rangkaian paralel, jika satu lampu di padamkan, maka lampu lainnya akan tetap menyala.

Fungsi Rangkaian Seri

a. Rangkaian seri berfungsi untuk memperbesar hambatan total

b. Rangkaian seri berfungsi sebagai pembagi tegangan

c. Pada rangkaian seri memiliki arus yang sama pada masing-masing hambatan

Rumus Rangkaian Seri

Rumus untuk mencari hambatan total pada rangkaian seri adalah sebagai berikut :

Rs = R1 + R2 +….

Rs = hambatan total rangkaian seri (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R2 = hambatan 2 (ohm atau Ω)

Fungsi rangkaian paralel

a. Rangkaian paralel berfungsi untuk memperkecil hambatan total

b. Rangkaian seri berfungsi sebagai pembagi arus

c. Pada rangkaian seri memiliki tegangan yang sama pada masing-masing hambatan

Rumus Rangkaian Paralel

Rumus untuk mencari hambatan total pada rangkaian paralel adalah sebagai berikut :

1/Rp = 1/R1 + 1/R2 +….

Rp = hambatan total rangkaian seri (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R2 = hambatan 2 (ohm atau Ω)

Contoh Soal Rangkaian Seri dan Paralel

Contoh Soal Rangkaian Seri dan Paralel, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Schaum's Dasar-dasar Tek. Listrik karya Milton Gussow(2017: 234), Berikut adalah contoh soal rangkaian seri dan paralel beserta jawabannya untuk menambah pengetahuan:

1. Apabila diketahui bahwa R1 sebesar 5 ohm, R2 sebesar 7 ohm, dan R3 sebesar 4 ohm. Maka berapakah hambatan pengganti (Rs) pada rangkaian seri tersebut?

Jawaban:

Rs = R1 + R2 + R3

Rs = 5 + 7 + 4

Rs = 16 ohm

Maka, didapatkan hasil bahwa besarnya hambatan pengganti (Rs) pada rangkaian ini sebesar 16 ohm.

2. 3 Buah hambatan listrik disusun secara seri dengan nilai arus listrik sebesar 2 A. Berapakah nilai Volt yang ada pada rangkaian tersebut ?

Diketahui :

R1 = 4 Ohm, R2 = 5 Ohm, R3 = 2 Ohm

Ditanya : V = . . .?

Jawab:

Rtotal = R1+R2+R3

= 4+5+2

= 11 Ohm

V = I x R

= 2 x 11

= 22 V

Jadi nilai voltase yang ada pada rangkaian diatas diatas adalah 22 V.

Nah demikianlah contoh dari rangkaian seri dan pararel dalam kelistrikan. Kamu dapat mempelajarinya, karena listrik adalah salah satu kebutuhan yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari kita.(UMI)