Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi Sahabat 4 Bait sebagai Referensi

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Puisi Sahabat 4 Bait, Foto: Dimhou via Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Puisi Sahabat 4 Bait, Foto: Dimhou via Pixabay.com

Apakah sebentar lagi sahabatmu akan ulang tahun? Kalau kamu tidak memiliki dana yang cukup untuk membelikan kado impiannya, maka kamu bisa menuliskan puisi sahabat 4 bait. Percayalah, puisi tidak kalah menarik dari kado-kado lainnya, kok. Puisi bahkan bisa memberikan kesan yang mendalam, lho.

3 Contoh Puisi Sahabat 4 Bait

Contoh Puisi Sahabat 4 Bait, Foto: cherlyholt via pixabay.com

Inilah 3 contoh puisi sahabat 4 bait yang disadur dari buku LINTANG: Kumpulan Puisi, M Shafwy, Abdul Kafi WR,, ‎Karisma, dkk., (2020:18-20):

  • Sahabat Terbaik

Sahabatku

Di dunia ini

Kaulah sosok yang paling kucari

Meski kau tak sempurna

Terkadang membingungkan

Bahkan

Terkadang melukai hati

Namun, dirimu adalah sahabat terbaik

Selalu melukiskan senyum di hatiku

Menggoreskan seribu asa di benakku

Kau adalah sahabat terbaik

Selalu menolong saat aku terjatuh

Menorehkan sejuta inspirasi dalam ilusiku

Terima kasih, sahabat

  • Biru

Semua terjadi begitu indah

Waktu bergulir begitu cepat

Berlalu bagai kilat

Menyambar sekejap mata

Tiga tahun t'lah berlalu

Diawali seragam merah-putih

Dilalui seragam putih-biru

Kini putih-biru akan pergi

Berat hati ini untuk berpisah denganmu

Namun, Sahabat biruku

Jalan kita berbeda

Jangan pernah lupakan aku

Sampai jumpa di masa depan nan cerah

Kelak kita 'kan temukan itu

Kebahagiaan dan ketenangan batin

  • Purnama tanpa Akhir Cerita by Astrie Linda

Kuceritakan lagi tentang purnama

Suatu hari

Pernah kubayangkan perihnya melihat purnama tersenyum dan pergi menuju arah yang berlawanan

Tepat!

Di permulaan bulan Dzulhijah

Purnama akan segera pergi

Dan kotak hitam yang mengapung itu akan terseret ombak kehidupan

Hingga ia hilang tanpa arah yang pasti

Tidak ada akhir cerita

Terima kasih kuucap untuk yang kesekian kali

Atas kesetiaanmu menemani menghiasi mimpi

Sampai aku terbangun kembali dan menyadari

Bahwa banyak nikmat Tuhan patut disyukuri

Kuingatkan padamu, simpan rapat rahasia yang pernah kubisikkan di malam itu

Malam indah yang sinarmu begitu sempurna

Cerita kita tidak akan pernah berakhir, purnama

Karena purnama akan selalu ada pada setiap waktunya

Nah, setelah membaca ketiga puisi persahabatan di atas, kini kamu bisa menulis puisimu sendiri.(BRP)