Konten dari Pengguna

3 Macam Teknik Penjualan Produk

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik penjualan produk. Sumber: pexels/jopwell
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik penjualan produk. Sumber: pexels/jopwell

Pemasaran merupakan ujung tombak dalam sebuah bisnis. Ada berbagai teknik penjualan produk yang dapat meningkatkan pemasaran sebuah produk.

Untuk memasarkan sebuah produk, diperlukan cara yang baik dan kreatif. Pada zaman saat ini, jika menjual barang tradisional dengan pemasaran yang konvensional pula tentu akan susah untuk mendapatkan pembeli.

Teknik Penjualan Produk

Ilustrasi teknik penjualan produk. Sumber: pexels/jopwell

Persaingan pasar yang semakin ketat menyebabkan perlunya mencari dan mengambangkan teknik penjualan produk yang tepat.

Ada berbagai cara meningkatkan penjualan yang dapat dilakukan. Misalnya, dengan menggunakan bentuk teknik penjualan produk, seperti upselling, down selling, dan cross-selling.

Mengutip buku Strategi Pemasaran Ampuh, Mayla Surveyandini, S.E., M.Si. (2022), upselling, down selling, dan cross-selling adalah tiga teknik penjualan produk yang paling banyak digunakan dalam kegiatan marketing atau berjualan.

Jauh sebelum bisnis online berkembang pesat zaman sekarang ini, teknik dan strategi ini banyak ditemukan di restoran cepat saji. Kemudian teknik-teknik ini mulai diterapkan pada beragam bidang usaha lainnya.

Seiring berjalannya waktu, ketiga strategi ini menjadi primadona dalam berbagai jenis bisnis, termasuk bisnis online. Karena teknik ini mampu meningkatkan penjualan produk. Penjelasan teknik upselling, down selling, dan cross-selling adalah sebagai berikut.

1. Upselling

Upselling adalah ketika penjual menawarkan satu produk yang sama dengan nilai yang lebih besar. Produk ini mungkin saja lebih besar atau memberikan manfaat dan keunggulan yang lebih baik.

Selain itu, upselling juga bisa diartikan ketika sebuah bisnis mencoba menjual produk atau layanan yang ditingkatkan atau lebih mahal kepada konsumen.

Dalam melakukan upselling, penjual umumnya menggunakan konsep produk yang sama, tapi grade ukuran dan manfaat berbeda atau produk yang sama, tapi dengan tambahan add-on penjualan.

2. Down Selling

Down selling adalah teknik penjualan dengan menawarkan produk yang harganya lebih murah atau punya value lebih kecil kepada calon pembeli.

Selain membantu meningkatkan penjualan, down selling juga dapat membuat konsumen lebih loyal karena penjual menawarkan solusi harga terbaik kepada konsumen.

3. Cross-Selling

Cross-Selling adalah salah satu teknik penjualan dengan menawarkan produk tambahan atau pelengkap kepada konsumen. Biasanya, produk tambahan atau pelengkap ini harus berhubungan dengan produk utama yang dijual.

Penerapan cross-selling ini tidak hanya digunakan untuk penjualan produk secara konvensional saja. Namun, dapat juga digunakan dan diterapkan pada sebuah bisnis online, karena dengan cross-selling diharapkan konsumen menambahkan barang ke keranjang belanja.

Baca Juga: Pengendalian Mutu dalam Produksi Barang di Bidang Industri

Demikian uraian tentang tiga macam teknik penjualan produk. Semoga informasi ini dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan penjualan produk. (ARD)