Konten dari Pengguna

3 Puisi Perpisahan Sekolah untuk Guru Tercinta

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Perpisahan Sekolah untuk Guru Tercinta, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Perpisahan Sekolah untuk Guru Tercinta, Foto: Unsplash.

Puisi perpisahan sekolah untuk guru tercinta seringkali digunakan pada acara perpisahan. Mereka membaca dan memberikan puisi ini sebagai tanda terima kasih dan ungkapan sayang kepada guru atas ilmu yang telah diajarkannya. Puisi menjadi salah satu kata yang digunakan untuk mengungkapkan isi hati seseorang. Biasanya puisi dibuat untuk mengekpresikan diri seseorang.

Guru adalah pengganti orang tua kedua kita ketika sedang berada di sekolah. Karena merekalah yang menemani dan mendidik kita setiap harinya, tanpa kenal lelah dalam mendidik dan mengajar, serta dalam memberikan ilmu sehingga menjadi anak yang pintar dan berguna. Puisi ini bisa digunakan sebagai ungkapan terima kasih kepada guru tercinta sekaligus meminta doa restu untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Puisi Perpisahan Sekolah untuk Guru

Puisi Perpisahan Sekolah untuk Guru Tercinta, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Puisi Tunas Bangsa karya (2008: 42), Berikut adalah puisi perpisahan sekolah untuk guru tercinta sebagai tanda terima kasih atas jasanya:

1. Sajak untuk Bapak dan Ibu Guru Tercinta

Hadirmu laksana secercah cahaya

Yang memberikan sinar di dalam gulita

Adamu bagaikan tetesan embun pagi

Yang memberikan sejuk pada nurani

Bapak dan ibu guru

Adamu sungguh sangat berharga

Jasamu sungguh mulia

Ajarmu memberiku cahaya

Dari gelapnya kebodohan dunia

Bapak dan ibu guru

Engkau adalah pahlawan bagi hidupku

Saatnya tiba untuk perpisahan denganmu

Namun jasamu akan selalu di hatiku

Terima kasih bapak dan ibu guru

Puisi Perpisahan Sekolah untuk Guru Tercinta, Foto: Unsplash.

2. Guru

Oleh Ramadhan Suciana

Oh guruku kau sangat berarti untukku

Guruku adalah sosok pahlawan di mataku

Kau membimbingku dengan kasih sayang kepada diriku

Tak kenal lelah kau mengajariku

Guru jasamu sangat besar di hidupku

Kau bagaikan matahari yang menyinariku

Kau selalu memberi motivasi kepadaku

Guru kaulah pahlawan di mataku

Kau yang mengajarkan ku membaca

Dari aku tidak bisa membaca

Sampai aku bisa membaca

Kaulah guruku yang paling mulia

Sehat selalu untuk guruku tercinta

Kau mencerdaskan anak bangsa

Terima kasih guruku

Kau pahlawan tanpa tanda jasa

3. Pamit Menjemput Masa Depan

Karya Ozy V. Alandika

Rasanya baru kemarin aku menyapa jendela ilmu

Duduk rapi

Duduk siap

Dengan tangan yang terlipat di atas meja

Waktu itu aku gemetaran

Kuingat-ingat apakah diri ini sudah sarapan, sudah minum susu buatan ibunda tercinta

Sepertinya sudah

Tapi rasa khawatir ini ialah bertemu denganmu

Guruku

Waktu itu aku takut akan salah

Aku takut nanti dimarah

Dihantam dengan pertanyaan susah

Diminta membawa sepaket pekerjaan rumah

Guru adalah orangtua kedua yang kita miliki di sekolah, sepatutnya kita juga menghormatinya selalu. Meskipun sudah berpisah untuk melanjutkan meraih masa depan, namun jasanya akan senantiasa melekat pada diri kita.(UMI)