3 Tanda Jeda dan Cara Membacanya dengan Benar dalam Puisi

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gaya bahasa yang digunakan di dalam setiap jenis sastra mempunyai karakter yang berbeda-beda. Sebagai contohnya, gaya bahasa novel dan bahasa puisi akan berbeda. Tanda jeda dan cara membacanya dibedakan, karena makna yang disampaikan pun berbeda.
Bahasa puisi umumnya singkat dan padat, tetapi memiliki makna yang amat luas, sehingga bisa diinterpretasikan dengan cara yang berbeda-beda.
Untuk menuangkan imajinasi dan menyampaikan emosi di dalam bahasa puisi, penyair umumnya menggunakan majas atau gaya bahasa yang figuratif.
Puisi: Deklamasi sebagai Cara Membacanya
Seni deklamasi merupakan salah satu cara membaca puisi. Keterampilan deklamasi adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi.
Selain itu, seni deklamasi juga dapat diartikan sebagai pengucapan berbagai kata untuk menyatakan, mengekspresikan, dan menyampaikan gagasan, pikiran, dan perasaan.
Deklamasi mengkombinasikan berbagai gagasan yang disusun dan dikembangkan sesuai kebutuhan para pendengar.
Pendengar akan menerimanya melalui rangkaian nada dan tekanan. Jika dilakukan secara tatap muka, maka deklamasi akan ditambah dengan gerak tangan dan ekspresi wajah si penyair.
Puisi: Tanda Jeda dan Cara Membacanya
Selain dengan seni deklamasi, puisi juga perlu dibacakan menggunakan tanda jeda. Puisi memiliki irama, bunyi, lafal, intonasi, dan tanda suara, sehingga memerlukan tanda jeda dan cara membaca yang berbeda. Hal itu dilakukan supaya puisi yang dibacakan bisa menyampaikan emosi tersebut kepada para pendengarnya.
Dikutip dari Panduan belajar dan evaluasi bahasa indonesia, Agustinus Indradi & Y. Adi Prasetya, (2005:43), berikut 3 tanda jeda dan cara membacanya:
Tanda jeda '/' berarti penyair harus berhenti sebentar untuk bernapas, biasanya di koma atau di tengah baris.
Tanda jeda '//' berarti penyair harus berhenti agak lama, biasanya di koma yang ada pada akhir baris yang masih berhubungan dengan baris selanjutnya.
Tanda jeda '///' berarti penyair harus berhenti lama sekali, biasanya di titik baris terakhir atau pada akhir puisi.
Demikianlah tanda jeda dan cara membacanya di dalam pembacaan puisi. Setelah mengetahuinya, puisi apakah yang akan kamu coba baca menggunakan tanda jeda di atas? (BRP)
