Konten dari Pengguna

3 Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang pada Anak

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang. Sumber: Unsplash/Volodymyr Hryshchenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang. Sumber: Unsplash/Volodymyr Hryshchenko

Upaya pencegahan perilaku menyimpang pada anak harus diketahui oleh orang tua. Perilaku menyimpang pada anak bisa menimbulkan masalah pada kehidupan sosial anak tersebut. Oleh karena itu, kondisi ini perlu segera diketahui dan diatasi.

Secara sederhana, perilaku menyimpang adalah tindakan yang tidak sesuai dengan norma di masyarakat. Karena bisa berdampak buruk, orang tua wajib mendampingi anak untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial.

Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang pada Anak

Ilustrasi Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang. Sumber: Unsplash/National Cancer Institute

Apa itu perilaku menyimpang? Mengutip dari Komunikasi Anak, Lulu (2021:25), perilaku menyimpang adalah perilaku yang tidak diharapkan oleh seseorang. Perilaku ini bisa terjadi melalui suatu proses seperti interaksi sosial di lingkungan keluarga atau masyarakat.

Keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku anak. Anak yang kurang diawasi, kurang perhatian, atau tidak dekat dengan orang tua merupakan penyebab utama perilaku menyimpang pada anak.

Berikut adalah beberapa upaya pencegahan perilaku menyimpang pada anak yang bisa dilakukan oleh orang tua.

1. Menjalin Hubungan Dekat dengan Anak

Upaya pertama yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah menjalin hubungan dekat dengan anak. Orang tua pasti memiliki kesibukan masing-masing. Namun, orang tua tetap harus bisa memberikan waktu dan perhatian untuk anak.

Orang tua bisa menanyakan tentang kegiatan anak selama di sekolah, tentang teman-temannya, atau tentang cita-cita mereka. Yang tidak kalah penting, orang tua juga bisa bertanya apakah anak sedang menghadapi masalah atau kesulitan.

2. Membuat Jadwal Harian untuk Anak

Upaya untuk mencegah perilaku menyimpang berikutnya adalah membuat jadwal harian untuk anak. Perilaku menyimpang pada anak bisa juga dipengaruhi dari lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, penting untuk melatih dan menumbuhkan rasa disiplin pada anak.

Jadwal untuk anak ini bisa mencakup jam bermain, jam belajar, jam istirahat, dan lainnya. Selain itu, atur juga waktu penggunaan gadget oleh anak.

3. Berkomunikasi dengan Guru

Orang tua tidak bisa selalu mengawasi anak, terutama saat anak di sekolah. Inilah alasan pentingnya orang tua menjalin komunikasi dengan guru atau wali kelas anak. Dengan demikian, orang tua bisa mengetahui bagaimana perilaku anak di sekolah.

Apabila anak melakukan perbuatan nakal, orang tua bisa menegur dan memberikan pengertian bahwa tindakan tersebut tidak patut dilakukan.

Baca juga: Pergaulan Bebas dan Penyimpangan Sosial di Sekitar Kita

Terdapat beberapa upaya pencegahan perilaku menyimpang pada anak yang penting untuk diketahui oleh orang tua. Salah satunya adalah menjalin hubungan dekat dengan anak. (KRIS)