Konten dari Pengguna

4 Faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial dalam Masyarakat Indonesia

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial, antara lain adalah Faktor Ekonomi hingga Sosial, Foto: Unsplash/Helena Lopes
zoom-in-whitePerbesar
Faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial, antara lain adalah Faktor Ekonomi hingga Sosial, Foto: Unsplash/Helena Lopes

Setiap masyarakat terlibat di dalam mobilitas sosial, yang merupakan perubahan status sosial baik naik atau turun. Faktor pendorong terjadinya mobilitas sosial, antara lain adalah faktor struktural, individu, ekonomi, politik, dan kependudukan.

Mobilitas sosial sering digambarkan sebagai perubahan status, seperti dari jabatan satu ke jabatan lainnya. Seiring perkembangan zaman, mobilitas sosial menjadi aktivitas yang umum terjadi di dalam masyarakat.

Bentuk Mobilitas Sosial

Berdasarkan pengaruhnya terhadap status sosial yang dimiliki, mobilitas sosial dibedakan menjadi beberapa bentuk, antara lain:

  • Mobilitas Sosial Vertikal

Bentuk mobilitas sosial vertikal dibedakan menjadi mobilitas sosial vertikal ke atas dan mobilitas sosial vertikal ke bawah, sehingga ada perpindahan status sosial, entah naik atau turun.

Maka dari itu, mobilitas vertikal merupakan perpindahan status sosial seseorang atau kelompok ke status sosial lain yang tidak sederajat dengan sebelumnya. Mobilitas vertikal ini terbagi menjadi 2 jenis, yakni:

  • Social Climbing

Social climbing ditandai dengan naiknya status sosial seseorang atau kelompok ke lapisan sosial yang lebih tinggi daripada lapisan sosial yang sebelumnya.

  • Social Sinking

Social sinking ditandai dengan turunnya status sosial seseorang atau kelompok dari lapisan sosial yang lebih rendah daripada lapisan sosial yang sebelumnya. Bentuk mobilitas sosial ini umumnya terjadi akibat masa pensiun, turunnya masa jabatan, dan lain sebagainya.

  • Mobilitas Sosial Horizontal

Bentuk mobilitas sosial horizontal adalah perpindahan status sosial seseorang atau kelompok yang tidak akan mengubah derajat sosialnya, sehingga akan tetap sejajar seperti yang sebelumnya. Hal ini umumnya terjadi karena penggantian kewarganegaraan,perpindah lokasi penugasan tanpa mengubah jabatan, dan lain sebagainya.

  • Mobilitas Antar Generasi

Terakhir, ada mobilitas antar generasi, yakni: perubahan kedudukan sosial seseorang atau suatu kelompok di dalam 2 generasi yang berbeda, yakni:

  • Mobilitas Inter Generasi

Perubahan status sosial antara beberapa generasi, mulai dari kakek-nenek ke para cucunya.

  • Mobilitas Intra Generasi

Perubahan status sosial di dalam satu generasi yang sama, misalnya dari ayah-ibu ke anak-anaknya.

Faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial, antara lain adalah Faktor Ekonomi hingga Sosial

Faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial, antara lain adalah Faktor Ekonomi hingga Sosial, Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez

Dilansir dari buku MODUL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL EDISI PJJ (PEMBELAJARAN JARAK JAUH), Tenia Kurniawati, M.Pd. & Andri Setiawan, M.Pd., (2020:47), faktor pendorong terjadinya mobilitas sosial, antara lain adalah:

  • Faktor Ekonomi

Faktor pendorong terjadinya mobilitas sosial yang pertama adalah faktor ekonomi. Kondisi ekonomi akan sangat memengaruhi mobilitas sosial masyarakat di setiap negara.

Kondisi ekonomi yang baik memudahkan masyarakat untuk memperoleh pendidikan, modal, dan kesempatan yang jauh lebih baik. Namun, apabila perekonomian suatu negara sedang berada di dalam kondisi yang buruk, maka masyarakatnya akan memiliki pendapatan yang rendah, sehingga sangat sulit bagi masyarakat untuk memenuhi setiap kebutuhan dan mobilitas sosialnya.

  • Faktor Individu

Faktor pendorong mobilitas sosial selanjutnya berasal dari setiap individu. Faktor ini bisa dilihat dari sikap, pengetahuan, dan keterampilan, karena manusia terlahir dengan sifat dan ciri khas masing-masing. Meski begitu, setiap individu pada dasarnya, berkeinginan sama untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi.

  • Faktor Politik

Faktor politik mampu mendorong mobilitas sosial, karena stabilisasi situasi politik dari suatu negara akan memengaruhi kondisi keamanannya, sehingga berhubungan erat dengan ketersediaan dan kemudahan individu maupun kelompok di dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

  • Faktor Sosial

Faktor sosial di dalam mobilitas sosial berhubungan erat dengan kesempatan seseorang untuk menempati sebuah kedudukan dan kemudahan untuk memperolehnya. Hal ini berkaitan erat dengan lingkungan pergaulannya.

Nah, itulah 4 faktor yang mendorong mobilitas sosial di Indonesia dan berbagai negara. Selamat belajar! (BRP)