Konten dari Pengguna

4 Hal yang Dapat Diteladan dari Cara Hidup Santo Fransiskus Assisi

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa yang dapat kamu teladan dari cara hidup Santo Fransiskus Assisis - Sumber: pexels.com/@mart-production/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa yang dapat kamu teladan dari cara hidup Santo Fransiskus Assisis - Sumber: pexels.com/@mart-production/

Apa yang dapat kamu teladan dari cara hidup Santo Fransiskus Assisi? Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya ketahui dulu siapa Santo Fransiskus Assisi dan hidup yang dijalaninya dalam agama Katolik.

Santo Fransiskus Assisi lahir dengan nama Giovanni di Pietro di Bernardone pada sekitar tahun 1181 atau 1182 di Assisi, Italia. Dia adalah seorang santo Katolik Roma yang dikenal karena hidupnya yang saleh, sederhana, dan penuh kasih terhadap makhluk hidup.

Apa yang Dapat Kamu Teladan dari Cara Hidup Santo Fransiskus Assisi?

Ilustrasi Apa yang dapat kamu teladan dari cara hidup Santo Fransiskus Assisis - Sumber: pixabay.com/myriams-fotos

Santo Fransiskus lahir dalam keluarga kaya di Assisi. Setelah mengalami serangkaian peristiwa rohaniah, termasuk pengalaman berdoa di kapel Santo Damiano, Fransiskus memutuskan untuk meninggalkan kehidupan mewahnya dan hidup dalam kesederhanaan.

Fransiskus memiliki kedekatan khusus dengan alam dan makhluk hidup. Cerita terkenal tentangnya termasuk berbicara dengan burung-burung dan memberi saudara kecilnya, yang merupakan hewan, nama-nama seperti "Saudara Serigala" dan "Saudara Domba."

Berdasarkan buku Mukjizat Santo Santa: Buku Doa, Redaksi Penerbit Kanisius, (2012), Santo Fransiskus tidak hanya memberikan khotbah kepada manusia, tetapi juga kepada burung-burung, anjing, tupai, dan kelinci. Itulah sebabnya dia dikenal sebagai pelindung binatang dan lingkungan hidup.

Lantas, apa yang dapat kamu teladan dari cara hidup Santo Fransiskus Assisi? Inilah beberapa di antaranya.

1. Keteladanan dalam Kemiskinan

Santo Fransiskus Assisi memilih hidup dalam kemiskinan dan menolak kepemilikan harta duniawi. Ia memilih untuk hidup sederhana dan bersahaja, mengajarkan nilai-nilai keteladanan dalam membagi harta dengan yang membutuhkan.

2. Kecintaan Terhadap Alam dan Makhluk Hidup

Fransiskus memiliki kedekatan yang luar biasa dengan alam dan makhluk hidup. Ia sering berbicara dengan dan memberkati hewan-hewan. Kecintaannya terhadap alam menjadi contoh kepedulian terhadap lingkungan dan makhluk-makhluk Allah.

3. Kesederhanaan dan Kesalehan

Hidup Fransiskus penuh dengan kesederhanaan dan kesalehan. Ia menekankan pentingnya doa, meditasi, dan hidup saleh sebagai landasan kehidupan spiritual. Ia juga mempraktikkan kesederhanaan dalam segala hal, bahkan dalam ibadah dan pelayanan sosial.

4. Kasih Sayang dan Pelayanan Kepada Orang Miskin

Salah satu ajaran utama Fransiskus adalah kasih sayang dan pelayanan kepada orang miskin. Ia mendirikan Ordo Santo Fransiskus yang berfokus pada pelayanan kepada yang miskin. Fransiskus secara aktif terlibat dalam melayani orang-orang yang membutuhkan.

Baca Juga: Hierarki Gereja Katolik Roma sebagai Perwujudan Tubuh Kristus

Cara hidup Santo Fransiskus Assisi mencerminkan tekadnya untuk mengikuti teladan Yesus Kristus dalam sederhana, kasih sayang, dan pelayanan tanpa pamrih. Itulah apa yang dapat kamu teladan dari cara hidup Santo Fransiskus Assisi di masa sekarang. (DNR)