Konten dari Pengguna

4 Kerajaan Islam di Sumatra dari Tahun 777 sampai 1521 Masehi

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Islam di Sumatra, Foto: Kemdikbud
zoom-in-whitePerbesar
Kerajaan Islam di Sumatra, Foto: Kemdikbud

Masuknya agama Islam ke tanah Nusantara tidak berlangsung secara bersamaan. Pulau Sumatra merupakan wilayah yang menjadi awal mula masuknya agama Islam ke Nusantara. Maka dari itu, terdapat banyak kerajaan Islam di Sumatra, bahkan sejak tahun 777 Masehi.

Proses masuknya agama Islam ke tanah Nusantata merupakan hasil dari pengaruh Syekh Kadir Jailani yang menyiarkan Islam pada waktu itu. Sejak awal penyiarannya beliau sudah membawa banyak perubahan dan perkembangan di antara masyarakat Nusantara.

Bahkan aspek budaya, politik, dan sosial pun tak lepas dari pengaruh nilai-nilai Islam yang diajarkan.

4 Kerajaan Islam di Sumatra

Kerajaan Islam di Sumatra, Foto: Kemdikbud

Dilansir dari buku Sumatera Utara dalam Periodisasi, Lister Eva Simangunsong & ‎Alex Rikki, (2020:33), berikut ini adalah 4 kerajaan Islam pertama di Sumatra:

  • Kerajaan Jeumpa (777 - 800)

Kerajaan Islam yang didirikan oleh Salman Al Parsi ini merupakan tempat penyebaran agama Islam untuk pertama kalinya di tanah Nusantara.

Penyebaran agama Islam di kerajaan ini diawali oleh kedatangan para pedagang Muslim yang berasal dari Persia. Perlahan, tetapi pasti, seisi Kerajaan Jeumpa memeluk agama Islam, sehingga menjadikan kerajaan tersebut bercorak Islam.

Wilayah kerajaan ini mencakup Kabupaten Beureun dengan pusat pemerintahan di kota Pelabuhan. Kerajaan ini akhirnya runtuh sekitar tahun 880 Masehi.

  • Kesultanan Lamuri (800 - 1503)

Kesultanan yang terletak di Aceh Besar dan berpusat di Lamreh, Kecamatan Masjid Raya ini berdiri jauh sebelum Aceh Darussalam.

Didirikan pada tahun 800, kesultanan ini runtuh pada tahun 1503. Ditemukan sekitar 10 makam raja yang memerintah Lamuri, dengan rincian: 8 orang bergelar malik dan 2 orang bergelar sultan.

  • Kesultanan Peureulak (840 - 1292)

Lebih sering disebut sebagai Kesultanan Perlak, kesultanan ini terkenal akan banyaknya kayu perlak yang dihasilkan kawasannya. Sebagai informasi, kayu perlak adalah jenis kayu yang amat cocok untuk membuat kapal.

Berkat wilayah yang strategis dan kaya akan kayu perlak, kawasan ini terkenal sebagai kawasan pelabuhan niaga yang berkembang pesat pada abad ke-9 Masehi.

Ramainya transaksi perdagangan yang dilakukan oleh pedagang muslim dari Persia dan Arab secara tidak langsung menyebarkan agama Islam. Bahkan terjadi banyak perkawinan campur antara saudagar Muslim dan warga setempat.

  • Kesultanan Samudera Pasai (1267 - 1521)

Kesultanan yang juga disebut sebagai Samudera Darussalam ini terletak di pesisir pantai utara Sumatera, atau di sekitar kota Lhokseumawe pada zaman ini.

Berbagai koin emas dan perak ditemukan di Aceh Urara dengan nama-nama Sultan dari Kesultanan Samudera Pasai.

Didirikan oleh Sultan Malik As-Shaleh pada tahun 1267, Kesultanan Samudera Pasai runtuh pada tahun 1521 usai dikalahkan bangsa Portugis.

Itulah 4 kerajaan Islam di Sumatra dari yang berdiri dari tahun 777 sampai 1521 Masehi. Kerajaan Islam apa lagi yang kamu ketahui berada di Sumatra? (BRP)