Konten dari Pengguna

4 Kriteria Memilih Pasangan dalam Islam Menurut Hadis Rasulullah

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kriteria memilih pasangan dalam Islam. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kriteria memilih pasangan dalam Islam. Foto: Unsplash

Menikah bukan hanya soal cinta atau kenyamanan semata. Dalam Islam, pernikahan adalah ibadah mulia yang menjadi bagian dari penyempurnaan agama.

Oleh karena itu, memilih pasangan hidup bukan keputusan yang bisa dilakukan sembarangan. Rasulullah SAW bahkan telah memberikan pedoman yang jelas tentang 4 kriteria memilih pasangan dalam Islam.

Dengan mengikuti pedoman tersebut, umat Muslim bisa mendapatkan pasangan yang tidak hanya baik di dunia, tetapi juga akhirat. Lalu, apa saja kriteria memilih pasangan menurut Islam?

4 Kriteria Memilih Pasangan dalam Islam

Ilustrasi kriteria memilih pasangan dalam Islam. Foto: Pexels

Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: "Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya kamu akan beruntung." (HR. Bukhari dan Muslim).

Meski disebutkan dalam konteks wanita, menurut buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian karangan Dr. Muh. Hambali, M.Ag., para ulama menyepakati bahwa keempat kriteria ini juga berlaku saat wanita memilih calon suami. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Harta (Al-Mal)

Kriteria pertama yang sering jadi pertimbangan adalah harta. Dalam kehidupan pernikahan, kestabilan ekonomi memang penting. Pasangan yang memiliki penghasilan cukup bisa memberikan rasa aman secara finansial.

Namun dalam Islam, harta bukanlah prioritas utama. Menikah hanya karena kekayaan berisiko menimbulkan permasalahan jika suatu saat harta itu hilang. Oleh karena itu, harta bisa menjadi nilai tambah, bukan penentu utama.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut: "Rasulullah SAW bersabda: 'Janganlah kamu menikahi seorang wanita hanya karena hartanya, bisa jadi hartanya itu justru menjadikanmu hina'." (HR. Ibn Majah)

2. Keturunan (Nasab)

Asal-usul keluarga atau nasab juga menjadi kriteria dalam memilih pasangan. Dalam Islam, keluarga yang baik dapat memberikan pengaruh positif terhadap pasangan dan keturunannya kelak.

Memilih pasangan dari keluarga yang shalih atau memiliki reputasi baik dapat memberikan ketenangan, terutama jika keluarga tersebut menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Namun sekali lagi, ini bukan kriteria utama, melainkan salah satu pertimbangan.

3. Kecantikan atau Ketampanan (Jamal)

Tidak dapat dimungkiri bahwa daya tarik fisik sering menjadi perhatian saat memilih pasangan. Islam tidak melarang umatnya memperhatikan kecantikan atau ketampanan, selama itu tidak menjadi syarat mutlak.

Daya tarik fisik penting agar ada rasa cinta dan ketertarikan dalam rumah tangga. Namun, kecantikan bersifat sementara dan bisa memudar seiring waktu. Karena itu, Islam mengajarkan untuk tidak menjadikan rupa sebagai alasan utama menikah.

4. Agama (Ad-Din)

Inilah kriteria terpenting menurut Rasulullah SAW. Pasangan yang memiliki akhlak baik dan pemahaman agama yang kuat akan menjadi penyelamat dalam rumah tangga. Ia tahu bagaimana bersikap kepada pasangan, menjaga amanah, dan membimbing keluarganya menuju kebaikan.

Pasangan yang religius akan menjadikan pernikahan sebagai ibadah, bukan sekadar hubungan duniawi. Ia juga akan membantu pasangannya dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW, yang artinya: "Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya kamu akan beruntung." (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: 7 Cara Terbaik Memilih Pasangan Hidup agar Hubungan Langgeng

(NDA)