Konten dari Pengguna

4 Makanan Khas Pontianak yang Terkenal Lezat dan Wajib Dicoba

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makanan khas Pontianak. Foto: Pixabay.com/Couleur
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan khas Pontianak. Foto: Pixabay.com/Couleur

Makanan khas Pontianak tumbuh dari perpaduan budaya lokal dan pengaruh luar yang berpadu menjadi cita rasa unik.

Keanekaragaman kuliner ini lahir dari sejarah panjang perdagangan, interaksi antar etnis, dan kekayaan bahan pangan daerah.

Setiap hidangan yang muncul bukan sekadar sajian di meja makan, melainkan bagian dari identitas dan tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Makanan Khas Pontianak

Ilustrasi makanan khas Pontianak. Foto: Pixabay.com/HirokazuTouwaku

Berikut adalah beberapa makanan khas Pontianak yang sangat populer dan terus diminati oleh banyak kalangan, dikutip dari tribratenws.polri.go.id dan rri.co.id.

1. Tempoyak

Tempoyak adalah kuliner berbahan dasar daging buah durian yang diolah melalui proses fermentasi selama beberapa hari. Cita rasa khasnya berasal dari perpaduan rasa asam, asin, dan sedikit manis dengan aroma tajam yang unik.

Proses pembuatannya terbilang mudah, daging durian dipisahkan dari bijinya, ditambahkan garam, lalu difermentasi dalam wadah tertutup rapat.

Hasilnya adalah makanan tradisional yang sering dipadukan dengan sambal, ikan, atau udang segar sehingga menghadirkan rasa yang kuat dan menggugah selera.

Tempoyak bukan hanya makanan sehari-hari, tetapi juga simbol tradisi masyarakat Melayu Pontianak. Kehadiran kuliner ini menjadi bagian dari identitas budaya yang masih bertahan hingga kini.

Setiap gigitan tempoyak memberikan sensasi rasa yang khas, membuatnya sulit terlupakan. Perpaduan sederhana antara durian dan garam justru menghasilkan hidangan yang begitu istimewa.

2. Sotong Pangkong

Sotong pangkong merupakan cumi kering yang dibakar lalu dipipihkan menggunakan alat khusus hingga teksturnya renyah. Camilan ini biasanya disantap dengan sambal khas yang memberi rasa pedas dan gurih.

Tradisi menikmati sotong pangkong sangat identik dengan bulan Ramadhan, karena pedagang menjajakan kuliner ini sepanjang Jalan Merdeka Barat di Pontianak. Harga sotong pangkong bervariasi, tergantung ukuran cumi yang digunakan.

Setiap Ramadan, suasana kota menjadi meriah dengan aroma sotong pangkong yang dibakar di sepanjang jalan.

Kuliner ini mengajarkan bahwa makanan bisa menjadi simbol kebersamaan dan tradisi turun-temurun. Sensasi renyah dan gurihnya selalu menghadirkan nostalgia bagi yang menikmatinya.

3. Mie Tiaw Asu

Asal-usul Mie Tiaw Asu khas Pontianak erat kaitannya dengan warisan kuliner masyarakat Tionghoa. Nama “asu” dalam bahasa Mandarin berarti paman, sehingga kuliner ini membawa nuansa kekeluargaan dalam tradisi kulinernya.

Mie yang digunakan terbuat dari tepung beras berbentuk pipih dan lebih kecil dibandingkan kwetiau pada umumnya. Sajian mie tiaw hadir dalam dua versi, yaitu goreng dan kuah, dengan cita rasa gurih dan sedikit manis karena penggunaan kecap.

Mie tiaw asu sering dijadikan pilihan santap malam yang mengenyangkan. Cita rasa autentiknya membuat mie ini tetap eksis meski banyak variasi makanan modern bermunculan.

4. Chai Kwe

Chai Kwe atau choi pan adalah kue isi sayuran khas Pontianak yang dipengaruhi budaya Tionghoa.

Hidangan ini berbentuk mirip pastel dengan kulit putih tipis dan lembut, sementara isinya terdiri dari sayuran seperti bengkuang, kucai, atau talas.

Rasa gurihnya berpadu sempurna dengan tekstur kulit yang kenyal, menjadikannya salah satu camilan favorit masyarakat. Chai kwe biasanya dikukus lalu disajikan dengan bawang goreng dan sambal yang menambah cita rasa.

Kehadiran chai kwe menunjukkan adanya akulturasi budaya yang sangat kental di Pontianak. Hidangan ini tidak hanya disukai oleh komunitas Tionghoa, tetapi juga menjadi bagian dari kuliner sehari-hari masyarakat setempat.

Chai kwe sering dijadikan makanan ringan pada acara keluarga maupun perayaan tertentu. Sederhana tetapi sarat makna, inilah yang menjadikan chai kwe begitu istimewa.

Keberagaman makanan khas Pontianak mencerminkan kekayaan budaya yang terus bertahan sekaligus menjadi daya tarik kuliner Nusantara.

Setiap makanan menyimpan cerita sejarah, rasa, dan tradisi yang menjadikannya lebih dari sekadar hidangan biasa. (Suci)

Baca Juga: 5 Tarian Adat Jawa Tengah, Keanggunan Tradisi dalam Setiap Gerakan