5 Cara Allah Memelihara Manusia dalam Agama Islam

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki nama lain Al Hafizh. Makna dari Al Hafizh adalah Maha Memelihara. Jadi, Allah memelihara semua makhluk-Nya termasuk manusia. Berbagai cara Allah memelihara manusia inilah yang perlu dipahami.
Ada banyak hikmah yang bisa diperoleh umat Islam saat mengetahui cara-cara tersebut. Salah satunya adalah umat Islam bisa semakin paham bahwa Allah sangat menyayangi semua makhluk-Nya.
Cara Allah Memelihara Manusia
Menurut buku 99 Langkah Menuju Berkah, Febri Arisha (2020: 10), Asmaul Husna ialah nama-nama terbaik yang disandarkan pada sifat-sifat Allah Swt. Namun, sifat-sifat ini berbeda dengan sifat manusia.
Salah satu nama dalam Asmaul Husna tersebut adalah Al Hafizh yang bisa diartikan sebagai Maha Memelihara. Hal ini dapat dibuktikan dengan berbagai cara Allah memelihara manusia di bawah ini.
1. Memberi Akal
Manusia adalah makhluk yang diberi akal oleh Allah Swt. Salah satu tujuannya adalah agar manusia bisa berpikir terkait apa saja yang terjadi di sekitarnya. Jadi, manusia tersebut bisa selamat dan menghindari hal-hal yang membawa keburukan.
2. Memberi Sumber Daya
Dunia seisinya adalah milik Allah Swt. Begitu pula berbagai sumber daya yang dimilikinya seperti tumbuhan, hewan, dan berbagai hal lainnya. Sumber daya ini bisa dimanfaatkan manusia dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
3. Mengutus Rasul
Allah mengutus berbagai rasul untuk membimbing umatnya ke jalan yang benar. Caranya dengan menyampaikan ajaran-ajaran yang telah diberikan oleh Allah melalui wahyu. Oleh sebab itu, berbagai ajaran ini harus dipahami oleh umat Islam.
4. Memberikan Kitab
Allah telah mewahyukan kitab-kitab suci kepada rasul. Berbagai kitab tersebut disampaikan kepada umat Islam sebagai pedoman hidup dan sumber hukum agama tertinggi. Maka dari itu, umat Islam bisa membaca dan memahaminya agar selamat dunia akhirat.
5. Memberikan Perasaan
Setiap manusia mempunyai perasaan sebagai anugerah dari Allah Swt. Perasaan ini hendaknya diasah agar dapat meningkatkan empati kepada orang lain. Empati ini berfungsi untuk menjaga sesama manusia dari hal-hal yang buruk.
Baca juga: Arti Al-Wahid dalam Asmaul Husna dan Dalilnya
Lima cara Allah memelihara manusia sebagai Al Hafizh ini dapat ditemukan dengan mudah di kehidupan sehari-hari. Bahkan cara-cara tersebut ada yang telah melekat pada diri sendiri. Oleh sebab itu, umat Islam harus bersyukur dan memanfaatkannya dengan baik. (LOV)
