Konten dari Pengguna

5 Cara Tumbuhan Beradaptasi dan Melindungi Dirinya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Tumbuhan Beradaptasi dan Melindungi Dirinya, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Cara Tumbuhan Beradaptasi dan Melindungi Dirinya, Foto: Pixabay

Setiap makhluk hidup harus mampu beradaptasi di berbagai lingkungan yang dihuni, termasuk tumbuhan. Hal itu karena lingkungan tersebut kerap mengalami perubahan akibat cuaca dan hal lainnya. Cara tumbuhan beradaptasi dan melindungi diri ternyata sangat unik dan setidaknya terdiri dari 5 jenis.

5 Cara Tumbuhan Beradaptasi

Cara Tumbuhan Beradaptasi dan Melindungi Dirinya, Foto: Pixabay

Berdasarkan buku Adaptasi Makhluk Hidup, Sudarti & Usman, (2020:18), inilah 5 cara tumbuhan beradaptasi di setiap lingkungan yang ditempatinya:

  • Xerofit

Di lingkungan yang panas dan kering, tumbuhan sanggup beradaptasi dengan bertahan di udara yang kering dengan kondisi kekurangan air. Tumbuhan yang beradaptasi dengan cara ini disebut tumbuhan xerofit.

Ciri-ciri tumbuhan xerofit:

  1. Permukaannya dilapisi lapisan yang berbentuk seperti lilin untuk mengurangi penguapan

  2. Daunnya berukuran kecil dan biasanya berduri, juga untuk mengurangi penguapan

  3. Akarnya sangat panjang untuk mencari air sampai ke titik bawah tanah yang sangat dalam

  4. Batangnya tebal dan berfungsi untuk menyimpan cadangan air

Contoh tumbuhan xerofit adalah kaktus, lidah buaya, buah naga, dan kurma.

  • Higrofit

Tumbuhan ini mampi beradaptasi dengan bertahan hidup di daerah lembab.

Ciri-ciri tumbuhan higrofit:

  1. Biasanya hidup di tengah hutan

  2. Daunnya tipis dan lebar

  3. Memiliki banyak stomata

Contoh tumbuhan higrofit adalah lumut dan paku.

  • Hidrofit

Sesuai namanya, tumbuhan ini hidup di tempat basah atau bahkan yang dipenuhi oleh air.

Ciri-ciri tumbuhan hidrofit:

  1. Terapung di atas air

  2. Permukaan daunnya lebar

  3. Batangnya menggembung dan berisi udara yang membuatnya mampu mengapung di air

  4. Akarnya kecil, hingga membuat air mudah menyebar ke seluruh daun

Contoh tumbuhan hidrofit adalah teratai, eceng gondok, dan kangkung.

  • Mesofit

Mesofit adalah cara adaptasi tumbuhan yang hidup di lingkungan yang tak terlalu basah dan tak terlalu kering. Ada tumbuhan mesofit yang termasuk tumbuhan berkayu dan ada juga yang termasuk rerumputan.

Ciri-ciri tumbuhan mesofit:

  1. Akarnya bercabang dan tumbuh pesat

  2. Daunnya tipis dan lebar

  3. Stomatanya ada di bawah daun dan berfungsi untuk menghindari penguapan berlebihan

Contoh tumbuhan mesofit adalah rambutan, pepaya, dan pohon mangga.

  • Halofit

Tumbuhan halofit dapat bertahan hidup di tempat asin, seperti pantai atau bahkan laut. Tumbuhan ini memiliki kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan berkadar garam tinggi.

Ciri-ciri tumbuhan halofit:

  1. Memiliki akar yang sangat kuat

  2. Separuh tubuhnya tergenang di air

  3. Akarnya ada yang tertanam di bawah air maupun di permukaan air

Contoh tumbuhan halofit adalah pohon bakau alias mangrove.

Cara Tumbuhan Melindungi Dirinya

Cara Tumbuhan Beradaptasi dan Melindungi Dirinya, Foto: Pixabay

Setelah mengetahui cara tumbuhan beradaptasi, berikut ini adalah cara tumbuhan melindungi dirinya:

1. Melindungi diri dengan duri

2. Melindungi diri dengan bulu

3. Melindungi diri dengan racun

4. Melindungi diri dengan getah

5. Melindungi diri dengan aroma

6. Melindungi diri dengan cangkang yang keras

Itulah 5 cara tumbuhan beradaptasi dan melindungi diri di lingkungan yang ditempati. Sangat unik, bukan?(BRP)