5 Contoh Masalah yang Dibahas dalam Ekonomi Makro

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu contoh masalah yang dibahas dalam ekonomi makro adalah masalah inflasi. Selain itu, masih ada beberapa masalah lain yang sifatnya urgen dan dipecahkan melalui pembahasan ekonomi makro.
Seperti yang kita tahu, ekonomi dibagi menjadi dua golongan besar, yakni ekonomi makro dan ekonomi mikro. Mengutip buku Ekonomi Makro oleh Suleman, dkk (2020), ekonomi makro adalah suatu sistem yang bertujuan untuk menganalisis perubahan ekonomi yang mampu memengaruh masyarakat, pasar, maupun perusahaan di Indonesia.
Contoh Masalah yang Dibahas dalam Ekonomi Makro
Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa Salah satu contoh masalah yang dibahas dalam ekonomi makro adalah inflasi. Selain itu, masalah apa saja yang dibahas dalam ekonomi makro? Berikut adalah penjelasan lengkapnya:
1. Pengangguran
Pengangguran termasuk bagian dari masalah yang dibahas dalam lingkup ekonomi makro. Hal ini karena terjadi suatu kesenjangan antara pencari kerja dengan lapangan kerja yang disediakan. Selain itu, pengangguran juga dapat diakibatkan karena minimnya akses informasi, pendidikan, dan kompetensi.
2. Terganggunya Pertumbuhan Ekonomi
Dengan adanya berbagai permasalahan dalam lingkup makro, yang merasakan dampaknya adalah kalangan perusahaan, pabrik besar, maupun bisnis lainnya. Jika sektor-sektor besar mengalami kebangkrutan, maka hal ini juga akan berdampak pada invidu atau sektor lainnya.
3. Kemiskinan
Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang masih menjadi momok menakutkan bagi bangsa Indonesia. Kemiskinan disebabkan karena berbagai hal, seperti banyaknya pengangguran, terjadinya bencana alam, hingga terjadinya wabah dalam skala global.
Seperti halnya fenomena Covid-19 yang ada di masa kini yang menyebabkan banyaknya karyawan yang di-PHK, sehingga mengakibatkan perekonomian macet.
4. Krisis Nilai Tukar Uang
Indonesia masih memiliki banyak utang di beberapa Negara maju seperti Amerika Serikat, Singapura, China, dan masih banyak lagi. Saat terjadi permasalahan ekonomi makro, maka hal ini dapat berpengaruh terhadap krisis nilai tukar, yang mana devisa Negara akan semakin merosot nilainya.
Hal ini juga dapat merugikan investor ataupun perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan luar negeri. Krisis nilai tukar uang berdampak sangat parah pada sektor ekonomi skala luas.
5. Ketimpangan Neraca Pembayaran
Jika terdapat kesenjangan antara pembayaran untuk impor dan jumlah perolehan ekspor, hal ini tentunya dapat menjadi permasahan tersendiri bagi ekonomi makro. Pasalnya, jika biaya impor terlalu besar, maka nilai devisa akan turun.
Hal ini juga berlaku pada nilai tukar uang yang menurun. Lebih parahnya lagi, industri nasional dapat terpuruk karena impor mengalami kelumpuhan.
Dari pemaparan di atas, dapat diketahui bahwa salah satu contoh masalah yang dibahas dalam ekonomi makro adalah bukan hanya inflasi saja, melainkan ada banyak masalah lain. Contohnya seperti kemiskinan, pengangguran, dan terganggunya pertumbuhan ekonomi.
(DLA)
