Konten dari Pengguna

5 Contoh Perubahan Energi Kimia Menjadi Gerak dalam Ilmu Fisika

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Perubahan Energi Kimia menjadi Gerak. (Foto: https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Perubahan Energi Kimia menjadi Gerak. (Foto: https://pixabay.com)

Dalam kehidupan sehari-hari, kita membutuhkan energi untuk melakukan berbagai kegiatan. Misalnya, kita membutuhkan energi listrik untuk menyalakan alat-alat listrik yang ada di rumah. Selain energi listrik, masih banyak lagi energi yang kita gunakan, seperti energi panas, energi kimia, energi bunyi, dan lainnya.

Energi memiliki sifat berupa abstrak dan sukar dibuktikan, tetapi bisa dirasakan keberadaannya. Berdasarkan hukum termodinamika pertama, energi bersifat kekal, tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk menjadi bentuk energi lainnya (konversi).

Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai contoh perubahan energi kimia menjadi gerak dalam ilmu Fisika.

Berikan Contoh Perubahan Energi Kimia Menjadi Gerak!

Contoh Perubahan Energi Kimia menjadi Gerak. (Foto: https://pixabay.com)

Dikutip dari buku Dunia IPA Ilmu Pengetahuan Alam Semester Kedua 3B Kelas 3 SD yang ditulis oleh Drs. H. Panut, dkk (2007: 39), energi kimia adalah energi yang tersimpan dalam bahan-bahan kimia. Energi kimia dapat ditemukan pada makanan, seperti beras, buah, sayuran, ikan, dan daging. Dengan makan tiga kali sehari, kita memiliki energi kimia untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Energi kimia tersebut dapat kita konversi menjadi energi lainnya, seperti energi gerak untuk berjalan, berlari, dan melakukan aktivitas lainnya.

Selain energi kimia pada makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, berikut 5 contoh perubahan energi kimia menjadi gerak dalam ilmu fisika:

  1. Bahan bakar bensin untuk menggerakan kendaraan. Energi kimia yang tersimpan dalam bensin akan diubah oleh mesin menjadi energi gerak kendaraan.

  2. Bahan kimia yang tersimpan dalam baterai dapat menggerakkan mainan mobil-mobilan.

  3. Bahan kimia yang tersimpan dalam mobil dapat menggerakan kendaraan mobil menuju suatu tempat. Mobil dapat mulai berjalan karena listrik yang berasal dari bahan kimia.

  4. Kembang api dapat terbang dan meledak ketika sumbu dinyalakan dengan api karena mengandung bahan-bahan kimia.

  5. Balon dapat terbang ke atas karena diisi dengan unsur kimia, yaitu gas hidrogen.

Energi kimia merupakan energi yang berasal dari senyawa kimia. Selain diubah menjadi energi gerak, energi kimia juga dapat diubah menjadi berbagai macam energi lainnya, seperti energi panas, energi, listrik, energi bunyi, dan lainnya. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)