Konten dari Pengguna

5 Fungsi Jaringan Meristem pada Tumbuhan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tumbuhan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tumbuhan. Foto: Pixabay

Jaringan meristem adalah jaringan tumbuhan yang di dalamnya terdapat sel-sel aktif untuk membelah. Fungsi jaringan meristem utamanya untuk menghasilkan sel-sel baru yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Dikutip dari buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi terbitan Grafindo, jaringan meristem juga berperan dalam pembentukan organ-organ tumbuhan, seperti akar, batang, cabang, dan daun. Keberadaan jaringan ini memungkinkan tanaman untuk terus tumbuh.

Meristem dapat ditemukan pada bagian-bagian tertentu tumbuhan, seperti ujung akar, ujung batang, dan kambium. Untuk lebih mengenal jaringan meristem pada tanaman, mulai dari fungsi hingga jenis-jenisnya, simak informasinya di bawah ini.

Fungsi Jaringan Meristem

Ilustrasi tumbuhan. Foto: Pixabay

Menurut informasi dalam Buku Pelajaran Biologi karangan Sutarjo, jaringan meristem memiliki beberapa fungsi utama yang sangat penting bagi tumbuhan, seperti:

1. Memacu Pertumbuhan Primer

Jaringan meristem yang terletak di ujung akar dan ujung batang berperan dalam pertumbuhan primer, yaitu pertumbuhan yang membuat tanaman bertambah panjang atau tinggi.

  • Meristem apikal (ujung) memungkinkan akar dan batang memanjang.

  • Membantu tanaman menjangkau lebih banyak cahaya matahari untuk fotosintesis.

2. Memacu Pertumbuhan Sekunder

Pertumbuhan sekunder terjadi akibat aktivitas meristem lateral, seperti kambium dan felogen. Fungsi utamanya adalah menambah diameter batang dan akar pada tumbuhan berkayu.

  • Kambium menghasilkan xilem dan floem sekunder yang memperkuat batang.

  • Felogen membentuk lapisan pelindung berupa kulit kayu.

3. Membantu Regenerasi Jaringan

Jaringan meristem membantu tanaman memperbaiki jaringan yang rusak akibat luka atau gangguan lingkungan. Sel-sel meristem yang aktif membelah dapat menggantikan bagian yang hilang atau terluka.

4. Meningkatkan Efisiensi Penyerapan Nutrisi

Meristem akar memungkinkan akar tumbuh lebih panjang dan bercabang, sehingga meningkatkan area penyerapan air dan mineral dari tanah.

5. Membantu Adaptasi terhadap Lingkungan

Beberapa tanaman dapat merespons perubahan lingkungan dengan cara mempercepat pertumbuhan jaringan meristem untuk beradaptasi, seperti pertumbuhan tunas baru saat musim hujan.

Baca Juga: Dua Persamaan antara Pakis Haji dengan Tumbuhan Monokotil dalam Ilmu Biologi

Jenis-jenis Jaringan Meristem

Ilustrasi tumbuhan. Foto: Pixabay

Sri Wahyuni, dkk dalam buku Anatomi Fisiologi Tumbuhan juga menjelaskan berbagai jenis jaringan meristem. Berikut ulasan selengkapnya:

1. Berdasarkan letaknya

  • Meristem apikal (meristem ujung), letaknya berada di ujung-ujung batang dan akar

  • Meristem interkalar (meristem antara), letaknya di antara jaringan dewasa

  • Meristem lateral (meristem samping), letaknya sejajar dengan permukaan organ, misalnya, kambium dan kambium gabus

2. Berdasarkan asalnya

  • Meristem primer, jaringan meristem yang berasal dari sel embriona dan merupakan lanjutan dari pertumbuhan embrio tumbuhan, seperti kuncup ujung batang.

  • Meristem sekunder, jaringan dewasa yang berdiferensiasi sehingga memiliki kemampuan meristematic kembali. Misalnya kambium gabus yang terjadi dari parenkim atau kolenkim, yang merupakan jaringan dewasa.

(NDA)