Konten dari Pengguna

5 Hal yang Terjadi Jika Hutan Bakau Rusak dan Cara Melestarikannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang Terjadi Jika Hutan Bakau Rusak?, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Apa yang Terjadi Jika Hutan Bakau Rusak?, Foto: Pixabay

Hutan bakau alias hutan mangrove adalah jenis hutan di perairan payau. Hutan yang sering dijadikan sebagai objek wisata ini harus terus dilestarikan dengan baik dan benar. Memang apa yang terjadi jika hutan bakau rusak? Bagaimana cara melestarikannya?

Apa yang Terjadi Jika Hutan Bakau Rusak?

Apa yang Terjadi Jika Hutan Bakau Rusak?, Foto: Pixabay

Dikutip dari buku Konservasi Mangrove dan Kesejahteraan Masyarakat, Robert Siburian & John Haba, (2016:13), inilah 5 hal yang akan terjadi jika hutan bakau rusak:

  • Abrasi Pantai

Pantai akan terkikis oleh air laut, karena rusaknya fungsi akar hutan bakau yang berperan untuk menjaga pantai dari abrasi. Terkikisnya pantai ini dapat berdampak buruk pada pemukiman warga sekitar.

  • Berkurangnya Udara Bersih

Seperti tumbuhan lainnya, pohon bakau juga berfungsi untuk menyerap karbondioksida. Jadi, kerusakan pohon bakau akan mengganggu proses penyerapan karbondioksida, hingga mengurangi udara bersih.

  • Berkurangnya Populasi Ikan

Rusaknya akar bakau yang menjadi tempat para ikan berkembang biak akan menyulitkan mereka untuk berkembang biak, hingga mengurangi populasi ikan.

  • Terganggunya Ekosistem

Ekosistem yang berlangsung di pantai akan terganggu, karena hutan bakau merupakan tempat biota darat dan laut hidup.

  • Berkurangnya Keindahan Pantai

Keindahan pantai pun akan berkurang dan pada akhirnya akan mengurangi jumlah pengunjung yang selama ini (kedatangan dan aktivitasnya) mungkin saja menjadi pemasukan bagi warga sekitar.

Cara Melestarikan Hutan Bakau

Setelah mengetahui berbagai hal buruk yang dapat terjadi akibat kerusakan hutan bakau, inilah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan bakau:

  • Menanam Bibit Bakau

Pohon bakau sebenarnya mampu menghasilkan bibit sendiri dari pohon induknya, tetapi proses alami itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi, ada baiknya untuk menanam bibit bakau yang diperoleh dari hasil budidaya untuk mempercepat proses regenerasi tanaman bakau.

  • Restorasi Hutan Bakau

Jika upaya reboisasi sepenuhnya bergantung pada manusia, maka berbeda dengan upaya restorasi berbeda, karena upaya ini sepenuhnya bergantung pada alam dan kemampuan hutan mangrove untuk kembali ke kondisinya seperti sedia kala. Ya, tanaman bakau memang mempunyai kemampuan restorasi, meskipun proses alami ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Selama proses restorasi ini berlangsung, manusia sebaiknya tidak menghambatnya dengan meningkatkan polusi tanah maupun air.

  • Memperbaiki Lingkungan Sekitar Hutan Bakau

Selain karena berkurangnya pohon bakau, hutan bakau juga bisa rusak karena polusi air maupun tanah yang kebanyakan diakibatkan oleh perbuatan manusia. Maka dari itu, manusia juga perlu mengurangi polusi-polusi tersebut, dengan menggunakan produk ramah lingkungan, membuang sampah di tempatnya, dan lain-lain.

  • Memperluas Kawasan Hutan Bakau

Selanjutnya, diperlukan pengelolaan tata ruang di kawasan sekitar pantas untuk memperluas kawasan hutan bakau.

  • Mengedukasi Masyarakat

Edukasi yang mendalam tentang hutan bakau diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran di dalam diri masyarakat tentang betapa pentingnya hutan bakau. Dengan begitu, masyarakat akan turut berpartisipasi di dalam melestarikan hutan bakau.

Setelah memahami apa yang terjadi jika hutan bakau rusak, yuk kita jaga kelestarian hutan bakau yang indah ini!(BRP)