Konten dari Pengguna

5 Jenis Hewan yang Tidak Memiliki Ekor, Apa Saja?

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hewan yang tidak memiliki ekor. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hewan yang tidak memiliki ekor. Foto: Pixabay

Ekor merupakan salah satu anggota tubuh yang ada pada hewan. Bagian paling belakang pada binatang ini berfungsi untuk membantu keseimbangan, komunikasi, hingga alat pertahanan.

Kendati begitu, ada beberapa spesies hewan yang secara alami tidak memiliki ekor atau mengalami evolusi yang menyebabkan ekor mereka menghilang.

Hewan-hewan ini pun tetap dapat beradaptasi dengan lingkungan mereka tanpa memerlukan ekor. Berikut jenis hewan yang tidak memiliki ekor.

Jenis-jenis Hewan yang Tidak Memiliki Ekor

Ilustrasi hewan yang tidak memiliki ekor. Foto: Pixabay

Berdasarakan informasi yang dituliskan dalam laman Times Now dan Nature Noon, di bawah ini adalah beberapa jenis hewan yang secara alami tidak memiliki ekor.

1. Katak dan Kodok

Saat masih berupa berudu (larva), katak memiliki ekor yang digunakan untuk berenang. Namun, saat mereka bermetamorfosis menjadi katak dewasa, ekornya menghilang karena tak lagi dibutuhkan. Sebagai gantinya, mereka menggunakan kaki belakang yang kuat untuk bergerak di darat dan air.

2. Kera

Manusia dan beberapa jenis kera besar, seperti gorila, simpanse, dan orangutan, termasuk dalam kelompok primata yang tidak memiliki ekor.

Secara evolusi, nenek moyang manusia dan kera besar dahulu memiliki ekor. Namun, ketika mereka mulai berjalan tegak (bipedal), ekor tidak lagi diperlukan untuk keseimbangan.

Sebagai gantinya, manusia dan kera besar mengembangkan tulang ekor atau coccyx, yang merupakan sisa dari ekor leluhur mereka.

3. Beberapa Jenis Kura-kura dan Penyu

Sebagian besar kura-kura dan penyu memiliki ekor kecil, tetapi ada beberapa spesies yang seolah-olah tak memiliki ekor sama sekali karena ukurannya yang sangat pendek.

Ekor pada kura-kura dan penyu menyusut karena mereka lebih mengandalkan cangkang sebagai alat perlindungan utama. Akibatnya, ekor menjadi sangat kecil atau bahkan tidak tampak.

4. Moluska (Seperti Gurita dan Cumi-cumi)

Gurita dan cumi-cumi termasuk dalam kelompok moluska yang tidak memiliki ekor. Mereka menggunakan tentakel untuk bergerak dan menangkap mangsa.

Moluska seperti gurita dan cumi-cumi tidak membutuhkan ekor karena mereka menggunakan sistem jet propulsion (dorongan air) untuk bergerak dengan cepat di air.

5. Beberapa Jenis Burung

Meskipun sebagian besar burung memiliki ekor yang berfungsi untuk keseimbangan saat terbang, ada beberapa jenis burung yang ekornya sangat pendek atau bahkan tampak tidak ada, seperti burung kiwi dan penguin.

Burung seperti penguin tidak membutuhkan ekor panjang karena mereka lebih sering berenang dibanding terbang. Burung kiwi, di sisi lain, menggunakan tubuhnya yang kecil dan kaki yang kuat untuk berjalan di darat tanpa perlu bantuan ekor.

Baca Juga: 10 Contoh Hewan Mamalia Kecil dari Berbagai Habitat

(NDA)