Tekno & Sains
·
3 Agustus 2021 15:19
·
waktu baca 2 menit

5 Upaya untuk Menjaga Makhluk Hidup dari Kepunahan

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
5 Upaya untuk Menjaga Makhluk Hidup dari Kepunahan (196787)
searchPerbesar
apa yang harus kita lakukan untuk menjaga makhluk hidup dari kepunahan?, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman flora dan fauna. Meskipun demikian, banyak hewan dan tumbuhan asli Indonesia yang diambang kepunahan. Lantas, apa yang harus kita lakukan untuk menjaga makhluk hidup dari kepunahan?
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku IPA 3A Terpadu SMP oleh Budi Pranodjo (2007), setiap makhluk hidup berkembang biak untuk melestarikan spesiesnya. Hasil keturunan atau perkembangbiakan tersebut akan menggantikan populasi yang telah mati.
Suatu jenis makhluk hidup dapat dikatakan berhasil mempertahankan kelangsungan hidupnya jika jumlah anggota populasi dari waktu ke waktu jumlahnya konstan atau bertambah. Dengan begitu, maka kelangsungan hidup suatu makhluk hidup dapat tetap terjaga dan dipertahankan.

Cara Menjaga Makhluk Hidup dari Kepunahan

5 Upaya untuk Menjaga Makhluk Hidup dari Kepunahan (196788)
searchPerbesar
apa yang harus kita lakukan untuk menjaga makhluk hidup dari kepunahan?, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
Apa yang harus kita lakukan untuk menjaga makhluk hidup dari kepunahan? Simak penjelasannya di sini!
1. Reproduksi (Berkembang Biak)
Makhluk hidup dapat menjaga kelangsungan hidupnya dengan melakukan reproduksi. Perkembangbiakan makhluk hidup dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara seksual dan aseksual. Tujuan dari reproduksi atau berkembang biak yakni untuk melestarikan keturunan agar tidak punah.
ADVERTISEMENT
2. Menjaga Lingkungan Agar Tetap Lestari
Beberapa hewan sulit berkembang biak dikarenakan lingkungan habitatnya yang semakin rusak. Hal ini mengakibatkan hewan sulit bereproduksi karena tidak menemukan habitat yang nyaman.
Agar suatu jenis organisme dapat terus ada dan tidak punah, maka manusia perlu melakukan pembenahan terhadap ekosistem yang "cacat". Lingkungan yang menjadi habitat organisme tertentu harus sesuai dengan karakteristik dari organisme tersebut. Oleh karena itu, sebagai makhluk yang memegang peran sentral dalam keseimbangan lingkungan, manusia harus menjaga alam agar tidak tercemar dan rusak.
3. Tidak Berburu Hewan dan Tumbuhan Secara Ilegal
Seperti yang kita tahu, ada banyak hewan dan tumbuhan yang dilindungi oleh Undang-Undang. Makhluk hidup yang dilindungi tidak seharusnya diburu untuk kebutuhan pihak tertentu.
ADVERTISEMENT
Umumnya, makhluk hidup yang bersatu "dilindungi" merupakan makhluk hidup yang populasinya tinggal sedikit, sulit berkembang biak dan terancam punah. Apabila makhluk hidup sampai mengalami kepulauan, maka hal ini dapat berdampak pada kondisi ekosistem di wilayah tertentu.
4. Memberikan Edukasi dan Sosialisasi
Menjaga lingkungan agar makhluk hidup tidak punah akan sia-sia jika yang menjalankan hanya satu atau dua orang saja. Kita perlu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar berpartisipasi menjaga alam dari kerusakan. Apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga ekosistem, tentu hal ini akan berdampak baik pada perkembangbiakan makhluk hidup di habitatnya.
5. Melaporkan Oknum yang Melakukan Perburuan Ilegal
Apabila menemukan kasus perburuan liar di hutan, hendaknya Anda melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang agar oknum tersebut mendapat hukuman. Apabila para pemburu hewan berstatus dilindungi dibiarkan begitu saja, maka hal ini tidak akan memberikan efek jera kepada para pemburu lainnya. Oleh karena itu, pemerintah harus bersikap tegas dalam mengusut kasus perburuan liar.
ADVERTISEMENT
(DLA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020