6 Komponen Tambahan Otomotif pada Sistem Kelistrikan

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kendaraan bermotor memiliki bagian mesin yang mensuplai listrik ke komponen otomotif. Selain komponen utama, terdapat beberapa komponen tambahan otomotif yang digunakan.
Baterai ialah alat elektro kimia yang dibuat untuk menghantarkan listrik ke sistem starter mesin, sistem pengapian, lampu-lampu dan komponen kelistrikan lainnya. Alat ini menyimpan listrik dalam bentuk energi kimia.
Komponen Tambahan Otomotif Kelistrikan
Untuk kenyamanan berkendara, dibutuhkan beberapa komponen tambahan otomotif di bagian kelistrikan. Berdasarkan buku Teknologi Otomotif Dasar, Arief Kurniawan, Purnawan (2021:141), 6 komponen dan fungsinya tersebut antara lain sebagai berikut.
Dashpot. Komponen tambahan dari karburator yang digunakan untuk memperlambat penutupan katup gas saat pedal gas dilepaskan pada putaran mesin tinggi.
Deceleration Fuel Cut-Off System (Sistem Pemutus Perlambatan). Komponen tambahan yang terdapat pada karburator, digunakan untuk memutus aliran bahan bakar pada saat kecepatan kendaraan melambat.
Overslag Anti-dieseling. Salah satu komponen tambahan pada karburator untuk mencegah berputarnya mesin setelah kunci kontak dimatikan.
Relay. Penambahan relay bertujuan sebagai komponen tambahan yang berguna untuk mengamankan saklar saat dikhawatirkan kelebihan arus, dan mengakibatkan terjadi hubungan arus pendek.
Puli (pully). Puli berfungsi untuk tempat tali kipas penggerak rotor.
Kipas (Fan). Fungsi kipas adalah untuk mendinginkan diode dan kumparan-kumparan pada alternator.
Tujuan Perawatan Berkala Mesin Otomotif
Pemeliharaan (maintenance) adalah suatu kombinasi dari setiap tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang, atau untuk memperbaikinya sampai suatu kondisi yang dapat diterima.
Pemeliharaan di sini meliputi perawatan dan perbaikan. Pemeliharaan terdiri atas 2 macam, yaitu.
Perawatan terencana atau perawatan berkala. Perawatan terencana, perawatan berkala, atau servis yang dikerjakan atas dasar sejauh mana atau berapa lama kendaraan telah berjalan (dalam km atau bulan).
Perawatan tak terencana, atau perbaikan jika terjadi kerusakan sewaktu-waktu.
Tujuan dilakukannya servis secara teratur adalah untuk mendapatkan beberapa keuntungan sebagai berikut.
Kendaraan selalu dalam kondisi optimal dan selalu siap dioperasikan.
Biaya operasional yang hemat.
Keamanan dan keselamatan.
Performa dan kenyamanan yang optimal.
Baca juga: Alat Pendingin Mesin Mobil dan Komponennya
Salah satu komponen tambahan otomotif kelistrikan adalah relay. Relay merupakan suatu komponen yang digunakan sebagai saklar penghubung listrik, atau pemutus untuk arus beban yang cukup besar.(DK)
