6 Tahapan Melakukan Pemrograman dalam Komputer

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahapan melakukan pemrograman perlu dipahami dengan baik oleh setiap programmer. Program tersebut harus ditulis dalam bahasa pemrograman agar dapat menjalankan instruksi pada komputer.
Tujuannya agar komputer dapat memahami dan melakukan deretan instruksi tersebut sesuai keinginan programmer. Oleh karena itu, penting sekali memahami langkah-langkah pemrograman yang tepat dan efisien.
Tahapan Melakukan Pemrograman
Mengutip buku Belajar Algoritma untuk Pemula, Yuniar Supardi (2018), bahasa pemrograman merupakan notasi yang digunakan untuk menyusun program komputer. Berikut adalah beberapa tahapan melakukan pemrograman yang bisa dipraktikkan oleh programmer:
1. Mendefinisikan Masalah
Langkah awal yang perlu dilakukan programmer dalam melakukan pemrograman yaitu dengan mendefinisikan masalah. Tujuannya untuk mengetahui problem yang ingin diselesaikan, sehingga dapat dijadikan pedoman dalam menentukan langkah-langkah berikutnya.
2. Menentukan Solusi
Jika sudah mengetahui masalah yang ingin diselesaikan, langkah berikutnya adalah menentukan solusi pemrograman yang tepat. Beragam solusi yang tersedia harus dikerucutkan agar sesuai dengan program yang dibutuhkan.
3. Memilih Algoritma
Agar bisa menghasilkan output yang sesuai keinginan, tahap berikutnya yang perlu diterapkan yaitu memilih algoritma yang tepat. Adapun algoritma yang dibuat harus relevan dan tidak terbelit-belit.
4. Menulis Program
Penulisan program serta output yang dihasilkan harus sesuai dengan kapasitas bahasa pemrograman yang dikuasai. Semakin bagus bahasa pemrogramannya, semakin berkualitas pula program yang ingin dibuat.
Sebaliknya, programmer yang menerapkan bahasa pemrograman yang kurang dikuasai akan membuatnya lebih kesulitan. Hal tersebut karena membutuhkan lebih banyak waktu dan hasilnya belum tentu akan maksimal.
5. Menguji Program
Tahap selanjutnya yang perlu dilakukan yaitu menguji program yang sudah dibuat. Ketika melakukan pengujian, maka programmer akan mengetahui apakah penulisan program yang sudah dilakukan dapat menghasilkan output sesuai kebutuhan.
Jika output yang dihasilkan ternyata tidak relevan dengan keinginan, maka harus diteliti kembali dari awal hingga menghasilkan output yang pas.
6. Menulis Dokumentasi
Menulis dokumentasi adalah tahap yang cukup penting, namun sering diabaikan oleh banyak programmer. Proses pendokumentasian ini akan memudahkan programmer dalam meneliti program yang telah dibuat kapan saja. Dengan begitu, maka program yang dibuat akan semakin baik lagi.
Kehadiran dokumentasi juga dapat membantu programmer lain untuk memahami bahasa pemrograman yang digunakan pada masalah tertentu yang ingin diketahuinya.
Baca juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Bahasa Pemrograman
Tahapan melakukan pemrograman yang dijelaskan di atas dapat dijadikan pedoman bagi para programmer pemula. Dengan begitu, program yang disusun dapat memenuhi kebutuhan teknologi yang diinginkan. (DLA)
