Konten dari Pengguna

7 Cara untuk Menjaga agar Sungai Tetap Bersih dari Sampah

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana Menjaga agar Sungai Tetap Bersih?, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana Menjaga agar Sungai Tetap Bersih?, Foto: Pixabay

Air adalah komponen abiotik yang sangat penting untuk menunjang kehidupan manusia. Bahkan kandungan air di dalam tubuh manusia mencapai 60-70%. Oleh karena itu, kita harus menjaga kebersihan air, termasuk air sungai. Namun, bagaimana menjaga agar sungai tetap bersih?

Bagaimana Menjaga agar Sungai Tetap Bersih?

Bagaimana Menjaga agar Sungai Tetap Bersih?, Foto: Pixabay

Dilansir dari situs resmi kutaibaratkab.go.id, berikut adalah 7 cara untuk menjaga agar sungai tetap bersih:

  • Membuang Sampah di Tempatnya

Adanya sampah di sungai menyebabkan pencemaran. Sungai yang telah tercemar tidak bisa dimanfaatkan untuk mandi atau sebagai sumber air bersih untuk dikonsumsi.

Selain itu, keberadaan sampah di sungai juga mengakibatkan bencana banjir yang dibenci oleh semua orang. Penumpukan sampah di sungai akan menutup aliran air, sehingga air meluber sampai ke jalanan. Jika volumenya terus meningkat, maka akan menggenangi rumah para warga sekitar.

  • Mengurangi Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya

Cara kedua adalah dengan mengurangi penggunaan bahan kimia di dalam kehidupan sehari-hari, karena saat larut ke dalam air, bahan kimia yang berbahaya bisa merusak ekosistem air. Sebagai contoh, zat kimia bisa menghancurkan alga-alga yang merupakan makanan plankton, sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk kehidupannya.

  • Tidak Membuang Bahan Kimia ke Sungai

Jika memang terpaksa harus menggunakan bahan kimia seperti cat, oli, dan minyak, maka janganlah membuangnya ke sungai, karena bisa membunuh organisme di dalam sungai. Daripada dibuang begitu saja, bahan-bahan kimia tersebut bisa ditanam, sehingga dampak buruknya bisa diminimalisir.

  • Mendaur Ulang Barang Bekas

Sebelum membuang barang bekas, coba pertimbangkan baik-baik apakah barang itu bisa dipakai atau didaur ulang Karena sebenarnya banyak barang bekas yang bisa dipakai ulang atau didaur ulang, lho.

Contoh sederhananya adalah gelas kopi kertas bekas yang bisa dijadikan sebagai wadah alat tulis di rumah. Selain itu, sayuran yang tidak terpakai lagi juga bisa dibuat menjadi pupuk kompos. Sedangkan sampah kering seperti botol air mineral bisa dijual ke pengepul barang bekas dan didaur ulang oleh pabrik plastik.

  • Tidak Membuang Limbah Pabrik ke Sungai

Pemerintah sudah membuat peraturan agar para pemilik pabrik tidak membuang limbah mereka (yang biasanya kaya akan zat kimia) ke sungai. Dengan peraturan itu, para pemilik pabrik diwajibkan untuk menyediakan lahan khusus untuk memproses limbah tersebut sebelum dibuang ke aliran sungai.

  • Penghijauan Hutan

Dengan penanaman pohon kembali, dampak kerusakan hutan pun akan berkurang. Penghijauan hutan kem­bali akan menyediakan air bersih yang bisa digu­nakan oleh manusia. Penye­diaan air alami dari hutan lebih baik untuk dikonsumsi masyara­kat perkotaan daripada pemrosesan air secara kimia dari sungai-su­ngai yang sudah tercemar.

  • Menindak Tegas

Pemerintah juga perlu menindak tegas para pelaku perusak lingkungan sesuai peraturan lingkungan hidup yang berlaku.

Setelah mengetahui bagaimana menjaga agar sungai tetap bersih, terapkan terus di dalam hidupmu, yah! (BRP)