Konten dari Pengguna

7 Contoh Interaksi Sosial yang Mengarah kepada Perpecahan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sosial disosiatif, sumber foto: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sosial disosiatif, sumber foto: https://www.pexels.com/

Interaksi sosial merupakan kegiatan yang kita lakukan setiap hari. Entah itu saling sapa atau hanya saling melihat dan tersenyum saja. Jika dilakukan dengan cara yang tidak, interaksi sosial akan menimbulkan dampak yang tidak baik, yang akan mengarah pada perpecahan atau perselisihan dengan orang lain. Contoh sederhana, jika kita berkata kasar pada orang lain saat berinteraksi maka orang tersebut akan marah dan bisa menimbulkan permusuhan atau pertengkaran.

Dikutip dari buku Sosiologi Jilid 1, Tim Mitra Guru (2007: 36), interaksi sosial merupakan proses timbal balik, di mana suatu kelompok dipengaruhi oleh tingkah laku reaktif pihak lain. Seseorang bisa memengaruhi tingkah laku orang lain melalui kontak. Bisa berupa kontak fisik langsung maupun tidak langsung. Suatu interaksi sosial tidak akan mungkin terjadi jika tidak memenuhi dua syarat yaitu adanya kontak sosial dan adanya komunikasi.

Interaksi Sosial yang Mengarah Pada Perpecahan

Ilustrasi sosial disosiatif, sumber foto: https://www.pexels.com/

Interaksi sosial yang mengarah kepada perpecahan biasa disebut dengan interaksi sosial yang disosiatif. Perpecahan ini mengarah kepada individua atau kelompok. Contohnya adalah sebagai berikut :

  1. Persaingan dalam sebuah kegiatan atau lomba yang tidak sehat akan menimbulkan interaksi sosial yang bisa menyebabkan perpecahan.

  2. Saling menyebar isu yang tidak benar atau hoax pada saat terjadinya pemilihan umum atau pemilu merupakan contoh interaksi sosial disosiatif

  3. Tawuran antar warga yang dipicu oleh hal-hal yang tidak jelas maka akan membuat perpecahan diantara kedua belah pihak.

  4. Mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi untuk melakukan kritik pada pemerintahan sampai menguasai Gedung DPR merupakan contoh interaksi sosial disosiatif.

  5. Kelompok suku mayoritas melakukan intimadasi kepada kelompok minoritas disuatu daerah.

  6. Menganggu ketika ada seseorang yang sedang melakukan ibadah menurut agamanya.

  7. Indonesia dan Malaysia terlibat sengketa wilayah yang terletak di perbatasan dua negara.

Dengan contoh-contoh dari interaksi sosial yang mengarah kepada perpecahan di atas, kita dapat belajar dan memahami untuk melakukan interaksi sosial yang positif. (WWN)