7 Contoh Peribahasa dan Artinya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh peribahasa dan artinya merupakan materi yang banyak dikaji dalam pelajaran bahasa Indonesia, baik dalam tingkat pendidikan dasar bahkan hingga pendidikan tinggi. Bagi Anda yang ingin memahami bagaimana bentuk peribahasa, mari kita simak pemaparan lengkapnya dalam artikel berikut.
7 Contoh Peribahasa dan Artinya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
Peribahasa dikenal sebagai rangkaian kalimat kiasan yang memiliki suatu makna atau arti tertentu untuk menjelaskan suatu kondisi atau menyampaikan pesan khusus. Peribahasa ini juga dijadikan sebagai perumpamaan yang banyak digunakan dalam karya sastra.
Dikutip dari buku Sastra Indonesia Lengkap yang disusun oleh Tim Sastra Cemerlang (2018: 51) yang menyebutkan bahwa peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan seseorang, atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri seseorang.
Susunan bahasa dalam peribahasa rupanya mengandung kalimat dan kata-kata khusus. Dalam buku berjudul Kamus Lengkap Peribahasa dan Ungkapan: Wajib Dimiliki Siswa Dan Pengajar SD, SMP, SMA yang ditulis oleh M. Miftah Fauzi S.Pd, Zakie Sulthan Abidin (2014: 8) yang memaparkan bahwa peribahasa berkembang sesuai perkembangan zaman dan masa.
Hal tersebut menyebabkan kata-kata yang masuk dalam kalimat peribahasa adalah kata-kata yang memang hadir atau ada atau digunakan pada masa itu. Hal itulah yang kemungkinan membuat anak-anak atau pelajar merasa kesulitan mengartikan beberapa kata dalam peribahasa. Hal ini terjadi karena bahasa yang digunakan dalam peribahasa kurang familiar dengan telinga mereka.
Bagi Anda yang ingin mengenal peribahasa lebih, berikut ini adalah contoh peribahasa dan artinya yang dapat dipelajari dan dipahami dengan mudah:
Ada udang di balik batu. Artinya Ada maksud tertentu di balik suatu tindakan.
Air susu dibalas air tuba. Artinya kebaikan dibalas dengan kejahatan.
Air tenang menghanyutkan. Artinya orang pendiam biasanya banyak ilmu.
Air beriak tanda tak dalam. Artinya orang yang sombong biasanya bodoh.
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Artinya Pekerjaan yang berat akan terasa ringan apabila dikerjakan bersama-sama.
Besar pasak daripada tiang. Artinya besar pengeluaran daripada pendapatan.
Bagai air di daun talas. Artinya orang yang tidak tetap pendiriannya.
Bagai katak dalam tempurung. Artinya seseorang yang wawasannya kurang luas, bodoh, picik.
Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung. Artinya Hendaklah kita menuruti adat-istiadat setempat.
Semut di sebrang lautan tampak, Gajah di kelopak mata tidak tampak. Artinya kesalahan kecil orang diperlihatkan atau dibicarakan, diri sendiri punya kesalahan besar seperti tidak merasa bersalah.
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Artinya hanya karena kesalahan kecil yang nampak tiada artinya seluruh persoalan menjadi kacau dan berantakan.
Pemaparan lengkap mengenai pengertian, contoh peribahasa dan artinya dapat Anda jadikan sebagai wawasan tambahan khususnya dalam pengetahuan sastra. (DAP)
